AKIBAT KETIDAKSETIAAN

  •  Sujud Swastoko
  •  

RENUNGAN HARIAN

GKI COYUDAN

Kamis, 19 September 2024


AKIBAT KETIDAKSETIAAN

Hakim-Hakim 6:1-10


”Namun, orang Israel melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Sebab itu, Tuhan menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian selama tujuh tahun, dan cengkeraman orang Midian semakin kuat atas Israel.” (ay.1-2a)


Ketidaksetiaan terhadap Allah telah menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan bagi orang Israel. Sebenarnya Tuhan sangat mengasihi orang-orang Israel, bahkan mereka telah diangkat menjadi bangsa pilihan yang berada dalam perlindungan dan pemeliharaan Tuhan. Namun, pada saat mereka melakukan perbuatan jahat di mata Tuhan, bahkan menyembah ilah-ilah lain, maka Tuhan menghukum mereka.


Orang-orang Israel telah berulangkali melakukan kejahatan kepada Tuhan dan seolah-olah tidak ada kapok-kapoknya. Sebelumnya, mereka telah melakukan perbuatan jahat di mata Tuhan sehingga Tuhan menyerahkan mereka ke dalam tangan Yabin, raja Kanaan.


Selama duapuluh tahun orang Israel ditindas dengan keras oleh orang Kanaan akibat ketidaktaatan mereka kepada Tuhan. Karena tidak tahan, orang Israel berseru-seru kepada Tuhan. Akhirnya Tuhan menolong mereka dan memilih Debora dan Barak untuk memimpin orang Israel maju berperang melawan musuh-musuhnya dan menang karena pertolongan Allah.


Namun, setelah empat puluh tahun hidup tenteram, orang-orang Israel kembali berulah dengan melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Mereka tidak lagi menjadi umat yang taat dan setia kepada Allah, tetapi justru mereka berbuat jahat dan menyembah ilah orang Amori. Tentu saja hal ini membuat Allah murka dan kembali orang Israel diserahkan kepada tangan orang Midian.


Orang-orang Midian yang jumlahnya sangat banyak, merampas ternak dan hasil panenan orang-orang Israel sehingga orang-orang Israel harus melarikan diri dan bersembunyi di pegunungan dan gua-gua. Kehidupan orang Israel menjadi melarat dan menderita. Pada saat seperti itulah, mereka kembali berseru kepada Allah, memohon pertolongan.


Allah pun mendengar seruan permintaan tolong mereka, dan berfirman, ”Akulah Tuhan, Allahmu. Jangan kamu menyembah ilah orang Amori yang negerinya kamu diami. Tetapi, kamu tidak mendengarkan firman-Ku itu.”  Akhirnya Tuhan memilih Gideon untuk memimpin bangsa itu melawan musuh Israel.


Kita seringkali juga melakukan hal-hal yang jahat di mata Tuhan sampai kita merasakan penderitaan. Saat berbuat dosa, maka tidak ada damai sejahtera di hati kita. Kehidupan kita akan terus diliputi dengan nafsu duniawi yang membelenggu kita dan membuat kita terus hidup dalam dosa. Kita dikuasai oleh keinginan-keinginan duniawi dan melakukan perbuatan jahat yang tidak mendatangkan damai sejahtera dalam hidup kita. Adanya hanya gelisah, takut, merasa kekurangan terus, muncul rasa iri dan benci terhadap orang lain, menjadi sombong, dan sebagainya.


Pada saat kita menyadari hidup kita telah jauh dari Tuhan, maka langkah terbaik adalah bertobat. Berseru kepada Tuhan, minta pertolongan agar hidup kita kembali dipenuhi dengan damai sejahtera Allah. Pengakuan dosa itu juga diikuti dengan pertobatan untuk tidak melakukan kejahatan lagi di mata Tuhan. Maka, Tuhan akan menolong hidup kita sehingga tangah kasih Tuhan akan kita rasakan dalam kehidupan ini. Tuhan akan terus memelihara dan menyertai kehidupan orang-orang yang setia kepada-Nya.


Oleh karena itu, setelah kita tahu dan menyadari bahwa ketidaksetiaan akan mendatangkan penderitaan dalam hidup dan batin kita, maka kita harus terus berusaha untuk hidup setia melakukan firman Tuhan. Kiranya Roh Kudus menolong kita. Amin.


Pokok Doa:

1. Yang sedang sakit dan berduka

2. Kegiatan misi GKI Coyudan

3. Lahan parkir untuk GKI Coyudan.


Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.