A N U G E R A H
Renungan Harian GKI Coyudan
Selasa, 24 Maret 2026
Bacaan : Efesus 2:8-10
A N U G E R A H
Dalam perdebatan para Apologetika agama-agama besar, sering kali kita dengar pertentangan mereka di televisi tentang bagaimana cara manusia memperoleh keselamatan dari Allah. Agama lain memberikan penekanan terhadap usaha manusia untuk memperoleh keselamatan. Hal ini berbeda dengan ajaran Alkitab yang menegaskan: Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah".
Ada dua hal penting yang dikemukakan Paulus terkait bacaan kita hari ini, yakni:
Pertama, "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman" menjelaskan bahwa manusia dahulu mati karena dosa-dosanya. Karena kasih karunia Allah, kita dihidupkan melalui kematian dan kebangktian Kristus sehingga setiap orang yang percaya beroleh keselamatan dalam iman kepada Yesus Kristus.
Kedua, "Itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah" menegaskan bahwa tak ada alasan apa pun bagi kita untuk menyombongkan diri. Sebab, keselamatan itu semata-mata pekerjaan dan anugerah Allah.
Yang patut kita renungkan adalah:
1. Memang kita telah menerima kasih karunia Allah. Namun tidak berarti kita dapat hidup terus-menerus dalam hawa nafsu duniawi, menurut kehendak daging, dan pikiran yang di kuasai dosa. Tuhan Yesus menghendaki setiap orang Kristen menyadari keberadaannya sebagai orang yang telah diselamatkan untuk hidup kudus dan benar. Tidak lagi hidup dalam dosa dan dimurkai Allah.
2. Dalam kehidupan setiap hari, kita tidak boleh sombong dan menganggap orang lain tidak memperoleh Anugerah keselamatan dari Allah. Justru kita harus membawa berita keselamatan dari Allah itu kepada seluruh ciptaan Allah dalam karya, kata dan kasih.
3. Rasul Paulus mengingatkan bahwa orang-orang yang diselamatkan Allah adalah milik Kristus. Sebagai milik Kristus, Allah mempersiapkan kita untuk melakukan pekerjaan baik. Ia sudah mempersiapkan kita sebelumnya untuk pekerjaan baik tersebut. Itulah tujuan Allah menjadikan kita milik-Nya. Segala kebaikan yang telah diterima, akan diteruskan kepada orang lain supaya mereka mengalami kebaikan Tuhan.
Mungkin ada yang bertanya di mana kita dapat meneruskan kebaikan Tuhan kepada sesama? Jawabnya adalah Di mana pun kita berada, kemana pun kita pergi, di situlah pekerjaan baik itu dinyatakan demi kemuliaan Tuhan. Itulah hidup yang meneruskan kebaikan-Nya.
Doa:
Bapa yang Baik, kami bersyukur atas anugerah keselamatan yang kami peroleh dalam Yesus Keristus yang menebus kami. Mampukan kami untuk menjadi pembawa kabar keselamatan bagi seluruh ciptaan-Mu. Dalam Kristus kami berdoa.. Amin..
Bp Johanis Melsasail, S.Si.Teol