MELEWATKAN KESEMPATAN #1

  •  Maria Sampyuh
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

SENIN, 3 MARET 2025


MELEWATKAN KESEMPATAN

KEJADIAN 4:1-16


Kita sering mendengar kalimat, " Kesempatan tidak datang dua kali. " 

Apa sebenarnya pesan yang mau disampaikan? Apakah benar-benar tidak ada kesempatan yang ke dua dan kesempatan-kesempatan yang seterusnya? 

Pesan yang mau disampaikan adalah supaya setiap orang menghargai dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang, karena tidak ada yang tahu apakah kesempatan itu akan datang lagi atau tidak. Pada kenyataannya, ada yang mendapatkan kesempatan ke dua dan bahkan ke 3 dan seterusnya. Tetapi, tidak sedikit juga yang hanya mendapat satu kali kesempatan saja. 


Kain dan Habel adalah kakak beradik yang sama-sama ingin bersyukur kepada Allah. Mereka sama-sama mempersembahkan dari hasil usaha mereka. Dan dalam bacaan kita hari ini disebutkan bahwa Allah berkenan kepada Habil dan korban persembahannya, sedangkan Kain dan persembahannya tidak. 

Hal inilah yang membuat hati Kain menjadi panas, marah, ada kecemburuan, kekecewaan karena iri kepada adiknya. Tidak disebutkan mengapa Kain dan persembahannya tidak diperkenan Allah,tetapi yang jelas bahwa hal itu membuat Kain sangat marah terhadap adiknya. 

Saat Kain iri, marah, kecewa, Tuhan sudah mengingatkan Kain:" Mengapa hatimu panas dan wajahmu  muram? Bukankah wajahmu akan  berseri-seri jika engkau berbuat baik? Namun, jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintai didepan pintu.  Hasratnya tertuju kepadamu, tetapi engkau harus berkuasa atasnya( ayat 6-7). Tuhan mengingatkan Kain untuk segera menguasai diri dan tidak membiarkan diri dikuasai iri hati dan kemarahan, karena jika tidak, maka akan lahir dosa yang berikutnya lagi. Namun sayang, Kain tidak mengindahkan  nasehat Allah, kesempatan untuk bertobat itu dibiarkan berlalu, dan akhirnya dosa yang lainpun terjadi. Kain memukul dan membunuh adiknya ketika mereka ada di padang. Apakah dosa sampai disitu saja? Tidak. Allah kembali memberi kesempatan kepada Kain untuk mengakui dosanya dan bertobat, Allah bertanya: " Dimana Habel,adikmu itu?" Dan Kain menjawab:" "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" ( ayat 9). Dosa ditutupi dengan dosa yang berikutnya lagi. Dosa melahirkan dosa yang seterusnya lagi karena tidak dimatikan dan diselesaikan. 

Kain tidak memanfaatkan kesempatan yang Tuhan berikan kepadanya untuk bertobat. Tuhan memberikan bukan hanya 1 kali kesempatan, namun sayang Kain membiarkan kesempatan itu berlalu sia-sia. 


Firman Tuhan mengajar dan mengingatkan: 

 1. Ambil kesempatan yang Tuhan berikan untuk bertobat. Indahkanlah nasehat dan teguran Allah. Mematikan dan memutus rantai dosa dengan bertobat kepada Allah, sebab jika dosa tidak segera diselesaikan maka akan melahirkan dosa yang baru, dosa akan ditutupi dengan dosa lagi, dosa akan membuahkan dosa lagi. 

2.Tidak semua orang diberikan kesempatan ke dua dan tidak semua hal ada kesempatan ke dua.    

Pada hari ini,  kalau saja kamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu  seperti di Meriba (Mazmur 95:7b-8a). 


Kiranya Tuhan Yesus memberkati ????????


Pokok Doa: 

1. Berdoa supaya bisa memaknai minggu2 Pra Paska dengan benar

2. Berdoa untuk serangkaian  kegiatan Paska 


 Maria S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.