PENGHAKIMAN ALLAH

  •  Sujud Swastoko
  •  

RENUNGAN HARIAN

GKI COYUDAN SOLO

Kamis, 9 Juli 2026


Penghakiman Allah

Roma 2:12-16


”Hal itu akan tampak pada hari bilamana Allah, melalui Kristus Yesus, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, sesuai dengan Injil yang kuberitakan.” (ay.16)


Pernahkah kita merasa sangat berdosa ketika melakukan sesuatu yang kita anggap melanggar firman Tuhan? Perasaan itu muncul karena hati kita tidak bisa menyembunyikan segala perbuatan yang kita lakukan. Perkataan yang keluar dari hati kita merupakan perkataan yang jujur, yang kadang menghakimi diri kita sendiri atas kesalahan yang kita lakukan.


Rasul Paulus kepada jemaat di Roma menjelaskan tentang hukuman Allah atas semua orang. Paulus di ayat pertama sudah mengingatkan bahwa manusia yang menghakimi orang lain, maka penghakiman tersebut juga berlaku pada dirinya sendiri. Mengapa? Karena sebenarnya dia sendiri juga melakukan apa yang telah dilakukan oleh orang lain itu, sehingga tidak bisa menjadi hakim yang adil.


Hakim yang adil adalah Allah sendiri, sehingga saat berada di hadapan Hakim Yang Adil, yaitu Yesus Kristus, tidak ada yang bisa disembunyikan oleh manusia. Apabila kita mencermati firman Tuhan yang kita baca pagi ini, maka ada dua kelompok yang dihakimi Allah, yaitu:


Pertama, orang yang berbuat dosa, namun ia tidak mengenal firman Tuhan atau hukum Taurat, ia akan dihakimi menurut hatinya. Karena sebenarnya manusia itu tahu tentang perbuatan baik, tetapi ia tidak melakukan perbuatan baik itu. ”hati nurani mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.” (ay.15).


Kedua, orang yang berbuat dosa yang berada di bawah hukum Taurat, atau tahu tentang kebenaran firman Tuhan, maka ia akan dihakimi berdasarkan hukum Taurat atau firman Tuhan  tersebut. Orang-orang yang melakukan firman Tuhan itulah yang pada akhirnya akan dibenarkan. Yang tidak melakukan firman Tuhan, ia tidak dibenarkan.


Dengan demikian, orang yang berada di bawah hukum Taurat ataupun tidak berada di bawah hukum Taurat, akan dihakimi dengan adil oleh Tuhan dari isi hatinya, karena Tuhan Yesus akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia. Orang-orang yang melakukan firman Tuhan itulah yang akan dibenarkan.


Oleh karena itu, sebagai orang percaya kita jangan hanya mendengar firman Tuhan, tetapi melakukan kebenaran firman itu. Dengarlah suara Roh Kudus yang ada dalam hati kita, pada saat kita ditegur, segeralah bertobat dan jangan mengabaikan teguran itu. Jagalah hati nurani kita. Ingatlah, bahwa kita tidak bisa menyembunyikan diri dari penghakiman Allah karena Ia tahu segala sesuatu yang tersembunyi di hati kita.


Kiranya Roh Kudus menolong dan membimbing kita untuk senantiasa taat dan setia melakukan firman Tuhan, dan memiliki hati nurani yang peka sehingga kita hidup dalam kebenaran Kristus. Amin.


Pokok Doa

1. Doakan proses perijinan dan pembangunan gedung gereja di PJ Solo Baru.

2. Doakan stabilitas ekonomi, politik, dan sosial di Tanah Air, agar menjadi lebih baik.


Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.