KOMPAS IMAN
Renungan Harian GKI Coyudan
Sabtu, 11 Juli 2026
Kompas Iman
Yohanes 12:44-50
“Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.” (Ay. 46-47)
Dalam sebuah perjalanan, seseorang tidak cukup hanya memiliki tujuan. Ia juga membutuhkan arah agar tidak tersesat. Salah satu alat yang membantu orang menemukan arah adalah kompas. Kompas tidak membuat perjalanan menjadi tanpa tantangan, tetapi menolong seseorang tetap berjalan menuju arah yang benar. Demikian juga dalam kehidupan iman, kita membutuhkan pedoman yang menuntun langkah kita di tengah berbagai pilihan, suara, dan pengaruh yang ada di sekitar kita.
Dalam Injil yang kita baca, Yesus menyatakan bahwa perkataan yang Ia sampaikan bukan berasal dari diri-Nya sendiri, melainkan berasal dari Bapa yang mengutus-Nya. Perkataan Yesus membawa kehidupan kekal karena di dalamnya dinyatakan kehendak Allah bagi manusia. Karena itu, firman Tuhan menjadi kompas iman bagi kita: menolong kita mengetahui jalan yang benar, mengambil keputusan yang sesuai dengan kehendak Allah, dan menjalani hidup dalam terang-Nya. Namun Yesus juga mengatakan bahwa firman-Nya akan menjadi hakim pada akhir zaman (ay. 48). Artinya, firman yang menjadi penuntun hidup juga akan menyatakan apakah langkah kita sungguh berada di jalan yang Tuhan kehendaki.
Karena itu, mari menjadikan firman Tuhan sebagai kompas iman dalam setiap perjalanan hidup kita. Jangan hanya mengandalkan pemikiran, keinginan, atau ukuran dunia dalam menentukan arah hidup. Bukalah hati terhadap firman-Nya, sebab melalui firman Tuhan kita diarahkan, ditegur, dan dibentuk menjadi semakin serupa dengan kehendak Allah. Ketika hidup berpegang pada firman Tuhan, kita dapat terus melangkah dengan yakin, sebab kita tidak berjalan tanpa arah. Amin.
Pokok Doa:
- Anak-cucu dalam tumbuh-kembang imannya
- Pergumulan jemaat: sakit, berduka, ekonomi, relasi keluarga yang kurang baik
- Persiapan rangkaian kegiatan Bulan Anak
Yohana Jessica