MERAWAT HIDUP DALAM ROH KUDUS
Roma 8:9-10
“Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran”
Saya pernah melihat sebuah taman dinding yang penuh dengan berbagai daun dan bunga. Indah sekali. Dalam percakapan dengan pemilik taman, ia menyampaikan bahwa keindahan taman itu terletak pada bagaimana cara merawatnya. Mulai dari pemotongan ranting yang kering, pemupukan, pembersihan dari hama jamur, penyiraman air yang cukup, serta menjaga kelembapan. Dibalik keindahan itu, ada sebuah proses tidak instan, melainkan perawatan yang berkomitmen dan berintegritas.
Paulus mengingatkan tentang bagaimana hidup Kristiani yang dipimpin oleh Roh Kudus. Hidup dalam Roh ternyata perlu dirawat agar tidak kembali hidup menurut daging. Paulus memakai kata ‘daging’ ini dengan ‘sarx’ yang berarti nafsu diri atau naluri dosa.
Namun ada anugerah di dalam Kristus, karenanya kita menerima Roh Kudus yang menolong untuk menuntun kita berubah dan bertumbuh untuk memahami apa yang benar dalam kehendak Tuhan.
Dalam pimpinan itu, kita dimampukan untuk menghasilkan buah Roh sebagaimana yang disebutkan dalam surat Gal 5:16-26 - Kasih, Sukacita, Damai Sejahtera, Kesabaran, Kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.
Kuncinya adalah menjaga dan merawat kehidupan kita agar tetap hidup dalam Roh. Jaga dan rawat dengan menekuni Firman Tuhan, komitmen, tekun, dan setia. Maka bukti hidup yang dipimpin oleh Roh adalah buah apa yang akan dihasilkan. Bukan buah yang beracun, melainkan buah yang menjadi berkat.
Doa
“Tuhan, tolonglah kami untuk sungguh-sungguh merawat kehidupan kami di dalam Roh Kudus. Amin”