MEMILIH UNTUK BERSUKACITA 

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  


Filipi 1:18 (TB)  Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita,

Kita mungkin pernah mendengar sebuah kalimat populer ini "kebahagiaan adalah sebuah pilihan". Arti dari kalimat ini adalah: untuk meresponi segala sesuatu dengan sukacita adalah pilihan kita sendiri. Sejatinya, tak ada seseorang yang bisa dengan sengaja, memaksa orang lain untuk bersukacita. Sukacita yang sejati datang dari keputusan dalam diri untuk menyikapi sesuatu yang mungkin berat dan meresponi dengan sukacita. Hal ini secara pandangan dunia, memang berat. Bagaimana bisa, seperti Paulus dalam teks kita hari ini, dalam keadaan berat sekalipun Paulus selalu bisa melihat karya Allah yang baik dalam segala hal. 
Bagiamana bisa? Di tengah-tengah pergumulan yang berat soal pemberitaan Injil Kristus yang dilakukan oleh semakin banyak orang, entah dalam maksud baik atau birul, Paulus tetap bisa memilih BERSUKACITA. Karena? Karena ia tahu dengan maksud apapun, nama Kristus tetap diberitakan. Ia memilih untuk BERSUKACITA karena percaya bahwa Allah tak mungkin tinggal diam bekerja dalam segela sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. Nah, bagaimana dengan kita? Apakah kita sedang memilih dengan sengaja untuk tetap bersukacita ditengah segala tantangan hidup ini?

DOA HARI INI: 
"BAPA yang baik, bantulah kami selalu senjaj kesadaran bahwa Allah yang bekerja dalam segala sesuatu, adalah alasan kami untuk bersukacita. Amin" 

Pdt Keshia H.S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.