DARI ASING JADI KELUARGA

  •  Yohana Jessica
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

Selasa, 24 Juni 2025


Dari Asing Jadi Keluarga

Efesus 2: 19-22


Pdt. Joas Adiprasetya pernah memperkenalkan sebuah permainan kata yang menarik: “remembering.” Bukan hanya berarti mengingat (remember), tetapi juga bisa dibaca sebagai re-member, yakni menjadi anggota kembali. Permainan kata ini mengandung makna yang dalam tentang pemulihan: dari keadaan tercerai-berai menjadi dipersatukan kembali ke dalam satu komunitas.


Makna ini menolong kita memahami apa yang disampaikan Paulus dalam Efesus 2. Kita yang dulu asing dan jauh dari Allah, kini telah diterima sebagai anggota keluarga-Nya. Kita bukan lagi orang luar. Kita punya tempat, kita punya rumah. Kristus telah meruntuhkan tembok pemisah—baik antara manusia dengan Allah, maupun antara sesama manusia. Sekarang, kita bersama-sama dibangun menjadi tempat di mana Roh Allah berdiam.


Karena itu, jangan anggap enteng identitas kita sebagai anggota keluarga Allah. Menjadi orang Kristen bukan sekadar soal hubungan pribadi dengan Tuhan, tetapi juga keterlibatan dalam tubuh Kristus. Kita dipanggil untuk sungguh-sungguh hidup sebagai keluarga: saling mengasihi, saling membangun, dan menyambut siapa pun yang masih merasa asing. Sebab Tuhan telah lebih dulu re-member kita—memulihkan dan menempatkan kita kembali ke dalam rumah-Nya.


Refleksi: sudahkah kita menjadi anggota keluarga yang membuat orang lain merasa “pulang”?


Pokok Doa:

1. Tumbuh-kembang iman dan karakter anak-anak

2. Perdamaian dunia

3. Pergumulan jemaat terkait sakit & ekonomi


Yohana Jessica

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.