BIARLAH TUHAN BERTINDAK
Renungan Harian GKI Coyudan
Senin, 6 April 2026
BIARLAH TUHAN BERTINDAK
(Keluaran 14:13-14)
Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.
TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."
Setelah tulah yang bertubi-tubi menghantam Firaun dan bangsanya, akhirnya Firaun melepaskan Bangsa israel pergi dari Mesir. Namun belum jauh dari wilayah Mesir, Firaun berubah pikiran. Bersama pasukannya, Firaun mengejar orang-orang Israel dan berharap dapat menangkap mereka kembali. Dari kejauhan, Bangsa Israel melihat bala tentara yang mengejar mereka. Seketika itu juga, mereka merasa ketakutan luar biasa. Mereka menggerutu pada Allah dan Musa. Musa sendiri tidak tahu bagaimana Allah akan menyelamatkan mereka. Namun dengan iman yang teguh, Musa berkata, "Tuhan akan berperang untuk kamu."
Terkadang, kita tidak dapat menghindar dari masa-masa sulit yang melanda hidup kita. Tanpa kita duga, kita dikejutkan oleh berbagai masalah yang membuat hati kita menjadi gelisah dan cemas. Di saat-saat seperti itu, kita perlu membangun iman yang lebih kuat lagi kepada Allah.
Ketahuilah, bahwa ada dua penghalang yang membuat iman kita runtuh.
Pertama adalah kesombongan, di mana kita tidak merasa memerlukan Allah. Kita merasa mampu mengatasi segalanya dengan kekuatan dan hikmat kita sendiri. Inilah yang membuat kita sering jatuh dalam masalah yang lebih besar.
Kedua adalah sikap kurang percaya pada kuasa Allah. Inilah yang dilakukan oleh Bangsa Israel. Tulah yang dahsyat terhadap Mesir seharusnya membuat Israel menjadi percaya dan semakin percaya lagi pada Allah. Namun kenyataannya, mereka tetap saja takut dan kurang percaya. Mereka tidak mengenal Allah meski mengalami sendiri kuasaNya. Mereka mengeluh dan bersungut-sungut menyalahkan keadaan dan mencari kesalahan orang lain dan menuduh Allah sebagai penyebab penderitaan mereka.
Kita harus menghilangkan kedua hambatan itu dalam hati kita. Kita harus belajar percaya, meski kita sendiri belum melihat apa yang akan dikerjakan Allah. Kita percaya sebab Allah pasti selalu memberikan yang terbaik bagi kita. Dia membiarkan masalah demi masalah terjadi bukan untuk membuat kita cemas dan putus asa, tetapi supaya kita semakin berserah dan percaya penuh kepadaNya. Dia akan bertindak ketika kita berserah padaNya. Selamat menjalani hidup yang telah di bebaskan dan di menangkan Tuhan. Selamat Paskah. Tuhan Yesus Memberkati.
Doa:
Ya Allah yang Maha Kuasa. Kami menyerahkan hidup kami sepenuhnya untuk bersandar pada firman-Mu. Ajarilah kami untuk mempercayakan hidup sepenyuhnya kedalam pimpinan-Mu. Hanya di dalam kehendakMu kami memohon. Amin..
????Johanis Melsasail????