BERHIKMAT #1
RENUNGAN HARIAN GKI COYUDA
Rabu, 29 Juli 2026
Bacaan: Amsal 1:1-7
BERHIKMAT
Amsal 1:7 (TB) Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
Hikmat adalah pemberian Allah bagi kita untuk memahami kehendak-Nya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga seseorang hidup benar di hadapan-Nya. Terlebih lagi ketika sedang menghadapi situasi kritis maupun krisis. Ayat 7 Berbicara tentang takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat. Jelas sekali hal ini merupakan sumber segala perbuatan baik kita dalam merespon semua masalah dalam hidup ini adalah selalu di dalam takut akan Tuhan.
Tentunya kita masih ingat kejadian di Bali beberapa hari yang lalu ketika seorang bapak mencuri seekor ayam, yang kemudian berujung pada kematiannya yang sangat tragis di tangan orang-orang yang menangkapnya. Ini adalah contoh ketiadaan hikmat yang berujung pada pencurian dan pembunuhan. Tanpa hikmat, maka keputusan yang kita ambil dapat menghancurkan diri kita, persahabatan, keluarga, persekutuan bahkan dunia ini.
Penjelasan sederhana tentang Hikmat adalah kebutuhan mendasar dari manusia yang memberi tuntunan dalam bersikap benar bagi orang muda, orang tua, orang bijak, orang pandai, maupun yang berpengetahuan. Hal ini memberikan kekokohan pada setiap pribadi, menjamin kekekalan hidup, dan dapat mengalahkan kekuatan iblis.
Jika kita ingin menjadi orang yang berhikmat, maka mulailah dengan hidup dalam rasa takut akan Tuhan, maka seluruh keberadaan kita akan dituntun dalam kebenaran llahi.
Pokok Doa:
1. Penatalayanan GKI Coyudan
2. Renofasi gedung gereja.
3. Pertumbuhan iman jemaat.
Johanis Melsasail, S.Si.Teol