TAAT DALAM TINDAKAN

  •  Daniel Kristanto Gunawan
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

Sabtu, 14 September 2024


Taat dalam Tindakan

Matius 21:28-32


Perumpamaan dalam Matius 21:28-32 berkisah tentang dua anak yang merespons perintah ayahnya untuk bekerja di kebun anggur. Anak pertama awalnya menolak, tetapi kemudian menyesal dan pergi bekerja. Anak kedua berkata bahwa ia akan pergi, tetapi tidak melakukannya.


Perumpamaan ini menyoroti pentingnya tindakan nyata daripada sekadar kata-kata. Anak yang pertama mewakili orang-orang yang mungkin awalnya menolak kehendak Allah, tetapi akhirnya bertobat dan menaati-Nya. Sementara anak kedua melambangkan mereka yang tampak patuh, tetapi tidak melakukan kehendak Tuhan dalam tindakan.


Yesus menggunakan perumpamaan ini untuk menegur para pemimpin agama yang merasa benar secara lahiriah, tetapi hatinya jauh dari ketaatan yang sejati. Perumpamaan ini mengingatkan kita bahwa Allah lebih menghargai perubahan hati dan pertobatan sejati daripada penampilan luar.


Maka mari kita jujur dalam respons kita terhadap panggilan Allah. Tidak ada kata terlambat untuk bertobat dan melakukan kehendak-Nya. Allah selalu membuka pintu bagi mereka yang mau datang dan melayani-Nya dengan sungguh-sungguh, meskipun sebelumnya kita mungkin telah menolak atau bersikap acuh.


Doa Pribadi:

"Ya Tuhan, terima kasih atas kasih-Mu yang setia. Ampuni kami jika sering tidak taat dalam tindakan. Ubah hati kami agar mau bertobat dan melakukan kehendak-Mu. Bimbing kami untuk selalu setia dan taat dalam hidup ini. Dalam nama Yesus, amin."


Pdt Daniel K. Gunawan

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.