BAPTISAN SEBAGAI TANDA

Bacaan: MATIUS 3:13-17

Bagi sebagian orang, baptisan dianggap sebagai tanda dan puncak dari perjuangan iman seseorang yang ketika sudah melakukannya maka jaminan masuk surga itu sudah didapatnya. Namun benarkah makna baptisan hanya sebatas itu? Continue reading

KOMUNITAS YANG BERAKSI

Tema Pelayanan 2017 GKI Coyudan

“KOMUNITAS YANG BERAKSI”

(Hidup yang berkarakter seperti Kristus : Kasih, Adil, Responsif, Integritas)

Selama tiga tahun terakhir, kita semua diajak menghayati makna komunitas yang dihidupi dalam kasih Kristus, komunitas yang memiliki ibadah yang hidup, dan menjadi komunitas yang saling memulihkan. Tiga tema pelayanan terakhir itu disusun sebagai persiapan umat untuk melakukan tugas gereja sebagai mitra Allah menghadirkan damai sejahtera. Karena itulah pada tahun 2017 ini, tema pelayanan “Komunitas yang Beraksi” disusun sebagai penutup dari rangkaian tema pelayanan menurut visi misi GKI Coyudan yang juga akan berakhir di tahun 2017. Continue reading

YESUS CAHAYA KEMULIAAN ALLAH

Bacaan: IBRANI 1 : 1-4

Pada waktu kita merayakan Natal, maka kita perlu mengingat alasan adanya Natal. Yesus, adalah alasan adanya Natal. Tanpa Dia, tidak akan ada Natal sejati. Sangat menyedihkan jutaan orang merayakan Natal tanpa pengertian yang benar.

Yesus datang bukan sekedar memberikan kita liburan Natal, kado Natal, waktu bertemu handai taulan. Tetapi Dia datang untuk memberikan hal-hal yang jauh lebih besar dari semua itu. Yesus datang untuk menyatakan pribadi Allah. Di dalam Ibrani 1 : 3 dikatakan bahwa Yesus adalah “cahaya kemuliaan Allah” dan “gambar wujud Allah”. Sepanjang sejarah manusia telah berusaha mencari Allah dengan kekuatan mereka, dan sepanjang sejarah kita telah melihat kegagalan manusia. Kebenarannya ialah: kita tidak bisa menemukan Allah sampai Dia menyatakan diri-Nya kepada kita lewat Yesus Kristus. Kalau kita ingin mengenal Allah, maka kita perlu mengenal Yesus. Allah Bapa memberikan kepada kita Anak-Nya yang tunggal agar kita dapat mengenal Allah Bapa melalui Dia. Continue reading

PENYERTAAN DALAM TERANG TUHAN

Bacaan: Matius 1: 18-25

Peristiwa penyelamatan oleh Allah dimulai melalui kelahiran bayi Yesus Kristus. Peristiwa ini tentunya tidak lepas dari pergumulan Maria dan Yusuf untuk menaati Allah. Betapa sulitnya situasi mereka pada saat itu. Maria yang awalnya takut, namun percaya dan memilih taat. Yusuf pun diperhadapkan dengan pilihan yang sulit sesudah mengetahui bahwa Maria hamil. Mungkin bagi Yusuf hanya ada dua pilihan yaitu menceraikan Maria secara diam-diam atau membiarkan Maria dilempari batu akibat tuduhan perzinahan. Tetapi Allah memberinya pilihan ketiga yaitu menikahi dia (Mat 1: 20-23). Setelah diberitahu Malaikat bahwa anak yang dikandung Maria adalah dari Roh Kudus, Yusuf dengan memilih menaati Allah dan melanjutkan rencana pernikahan dengan Maria. Continue reading