KEMULIAAN TUHAN MEMULIHKAN KEHIDUPAN

Bacaan: 2 PETRUS 1:16-21

Hari ini kita memasuki minggu transfigurasi, peristiwa dimuliakan-Nya Yesus di atas gunung sekaligus tanda bahwa kita segera memasuki masa pra paska. Kemuliaan Kristus sejujurnya sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kita tak bisa menggambarkan bagaimana rasanya berhadapan dengan Sang Mahamulia. Kita hanya dapat berimajinasi lewat beberapa peristiwa perjumpaan manusia seperti Musa, Yesaya, dan Saulus dengan Allah. Musa tak tahan berhadapan dengan kemuliaan Allah (Keluaran 33). Yesaya sangat ketakutan ketika melihat Allah (Yesaya 6). Saulus rebah ke tanah dan mengalami kebutaan beberapa hari saat berhadapan dengan kemuliaan Kristus (Kisah 9). Bagaimana dengan para murid? Mereka pun mengalami ketakutan yang sama saat berhadapan dengan Bapa (Matius 17). Continue reading

HIDUP KUDUS DENGAN MENGASIHI

Bacaan: Matius 5 : 38-48

Mengapa Yesus turun dari sorga, masuk dunia g’lap penuh cela.

Berdoa dan bergumul dalam taman, cawan pahit pun dit’rima-Nya.

Mengapa Yesus menderita didera, dan mahkota duripun dipakai-Nya.

Mengapa Yesus mati bagi saya? Kasih-Nya ya kar’na kasih-Nya.

Pujian dari NKB 85 ini bercerita tentang Kasih Allah kepada manusia melalui kesediaan Tuhan Yesus datang kedunia untuk menderita bahkan mati demi menanggung dosa manusia. Pujian ini sering kita nyanyikan seiring dengan kasih yang kita perbincangkan, tetapi benarkah kita sudah mampu mengasihi orang lain dengan benar seturut kehendak Tuhan? Seringkali entah sadar atau tidak, kita telah pilih-pilih dalam mengasihi orang lain. Mudah untuk mengasihi orang yang sering berbuat baik kepada kita, orang yang mungkin memberi keuntungan secara materi, orang kaya dan terhormat, tetapi bagaimana dengan mengasihi sesama yang miskin, orang-orang yang tersingkirkan, mereka yang memusuhi dan bahkan membenci kita? Continue reading

BERINTEGRITAS DAN RESPONSIF SETURUT FIRMAN-NYA

Bacaan: Ulangan 30:15-20

Akhir-akhir ini kita sering melihat – khususnya di televisi dan di media sosial – kecenderungan orang ingin bebas melakukan apa saja yang diinginkannya, bahkan tidak jarang dari mereka yang tidak peduli terhadap orang lain. Kebebasan yang akhirnya kebablasan. Ada yang dengan terang-terangan menghina, merendahkan, menjelekkan, bahkan “membunuh karakter” orang lain dengan segala cara. Bahkan yang sedang terjadi sekarang ini adalah dengan sengaja membuat dan menyebarkan berita palsu (Hoax). Continue reading

BERIMAN TANPA BASA-BASI

Ada beberapa tipe orang Kristen yang bisa kita jumpai, yakni:

  1. Orang Kristen “verbal”: Orang yang hanya dalam perkataan dan pengakuannya saja Kristen, tetapi tidak disertai dengan gaya hidup atau sikap hidup sebagai orang Kristen.
  2. Orang Kristen “ornamental”: Orang Kristen yang hanya menekankan pada ornamen-ornamen Kristen atau simbol-simbol kekristenan saja.
  3. Orang Kristen “ritual”: Orang Kristen yang hanya menekankan pada ritual-ritual saja, tetapi tidak mewujud dalam perbuatan hidup sehari-hari.

Continue reading

HIDUP BENAR DI HADAPAN ALLAH

Bacaan: Matius 5 : 1 – 12
Bagi orang yang mencari dan haus pada kehendak Allah dalam hidupnya, ia tidak akan pernah merasa cukup dan puas dalam menggeluti Firman Allah. Setiap perjumpaannya dengan semua hal dalam hidupnya akan selalu membawanya dalam refleksi batin yang dalam tentang sebuah pertanyaan adakah aku sudah hidup benar di hadapan Allah?

Continue reading