SERUKAN BERITA PERTOBATAN

Media sosial bisa dibilang sebagai terobosan besar dalam sejarah manusia. Dengan aplikasi tersebut, manusia dapat terkoneksi dengan siapa saja yang ada di segala penjuru dunia. Kita dapat membagikan kepada seluruh dunia tentang apa saja tentang kita. Dari mulai ungkapan hati , apa yang sedang kita lakukan, berita apa yang kita dapat dan hendak dibagikan, sampai sedang berada di mana. Informasi apapun dengan mudah didapat, mulai dari trend gaya hidup sampai informasi kejadian terkini mampir ke akun media sosial kita. Media sosial yang awalnya diciptakan untuk kebaikan berubah menjadi keburukan. Orang dengan mudah dan tanpa berpikir panjang mengungkapkan kata-kata kebencian dan kemarahan, berita-berita yang belum tentu benar dengan mudah dibagikan kemana-mana, komentar-komentar penuh dengan caci maki. Dengan sosial media, orang merasa lebih berani mengungkapkan apa yang ingin ia ungkapkan. Jika dulu terdengar peribahasa “ Mulutmu adalah harimau-mu ” mungkin sekarang berubah menjadi “ Statusmu adalah harimau-mu ” Continue reading

BERTEMU TUHAN, BERSAKSI BAGI-NYA

Dalam salah satu adegan di film “Miracles from Heaven” diceritakan seorang anak kecil yang sedang dalam pergumulan melawan penyakit misterius dan mematikan kemudian tanpa sengaja terjatuh ke dalam sebuah pohon tua di halaman rumahnya saat sedang bermain dengan kakaknya. Bagi sebagian orang, sepertinya istilah “sudah jatuh tertimpa tangga” sangat cocok diberikan kepada anak ini. Sudah sakit, tambah sakit. Namun siapa menduga justru saat dia terjatuh dan sempat tidak sadarkan diri, anak itu mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara pribadi. Ajaibnya, akibat jatuhnya anak ini, salah satu bagian di tubuhnya yang sakit menjadi normal dan anak ini mengalami kesembuhan yang luar biasa. Peristiwa itu kemudian disaksikan oleh keluarga itu di depan jemaat, tempat mereka bergereja. Mereka mempersaksikan bagaimana dalam pergumulan iman mereka kepada Tuhan mengalami proses naik turun, serta perjumpaan mereka dengan Tuhan telah membawa mereka semakin mengenal Tuhan secara pribadi. Continue reading

EPIFANI MEMBERI KEHIDUPAN

Epifani dalam bahasa aslinya “ἐπιφάνεια” (dibaca : epiphaneia), punya arti : manifestasi atau penampakan jelas. Dalam Gereja Ritus Barat maupun Timur memiliki pemahaman yang sama mengenai Epifani ini yaitu manifestasi Yesus Kristus kepada dunia namun menghayati peristiwa yang berbeda. Dalam Gereja Barat, Epifani sebagai peringatan kedatangan orang-orang Majus dari Timur atau kadangkala disebut Tiga Raja, yang mengunjungi Yesus yang baru saja lahir. Hal itu menunjukkan manifestasi Allah melalui Bayi Yesus terhadap orang Yahudi maupun di luar bangsa Yahudi (berarti seluruh dunia) sebagai Anak Allah. Continue reading

BERKAT KESELAMATAN YANG TAK TERKIRA

Seorang anak kecil bermain-main di ruang tamu dan tanpa sengaja memecahkan vas bunga kesayangan ibunya yang dibeli dari luar negeri. Oleh karena rasa takut maka anak tersebut mencoba untuk menyembunyikan vas bunga tersebut sambil mencoba untuk menyatukan kembali pecahan vas itu dengan lem. Setelah sekian lama berusaha akhirnya anak itu menyerah, dengan rasa takut dia akhirnya mengaku dan meminta maaf kepada ibunya. Sang ibu menasehati anaknya bahkan menanyakan kabar anaknya, apakah dia terluka atau tidak?! Lalu sang ibu memeluk anaknya dan berkata, “Karena kamu sudah mengaku kesalahanmu dan meminta maaf, ibu memaafkanmu, sebab kamu lebih berharga dari vas bunga itu!”. Dan hati anak itupun menjadi lega dan kagum kepada kebaikan ibunya, karena sebelumnya dia berpikir bahwa jika ibunya tahu dia memecahkan vas bunga kesayangan ibunya tentu dia akan dimarahi, dihukum tanpa ampun. Continue reading