MENGAKU SALAH DAN BERTOBAT

Photo by Jens Johnsson on Unsplash

Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sesungguhnya adalah bukti berkembangnya intelektualitas manusia masa kini. Namun sayangnya, ada oknum-oknum yang justru menggunakan media komunikasi dan informasi untuk menyebarkan hoax (berita bohong) demi kepentingan politik dan kekuasaan. Melalui itu, oknum yang merusak dan menghancurkan kemudian menyalahkan orang lain yang justru sedang mengupayakan hal baik.

Continue reading

Berbuah, di Dalam Anugerah

Photo by Nik Shuliahin on Unsplash

Lukas 13 : 1–9

Pada saat saya berkesempatan mengikuti salah satu KKR, pemimpin pujian mengatakan kepada jemaat yang beribadah di sana bahwa bencana gempa bumi dan tsunami yang menimpa saudara-saudara kita di Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Selatan karena Tuhan sedang menghukum mereka. Sungguh disayangkan pernyataan itu. Apalagi jemaat yang hadir baru saja mengenal Tuhan. Perkataan itu jelas penghakiman bagi korban bencana alam dan memberi kesan seolah-olah Allah adalah Tuhan yang pemarah dan seenaknya menghukum pendosa dengan bencana alam.

Continue reading

Berbalik Dalam Damai

Photo by Ben White on Unsplash

LUKAS 3: 1-6

Menanti atau menunggu adalah suatu keadaan yang bisa dimaknai dengan berbagai cara dan melibatkan perasaan yang berbeda-beda, tergantung dari apa atau siapa yang dinantikan. Dalam masa-masa penantian ada orang yang berusaha mempersiapkan diri dan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya. Tetapi ada pula yang bersantai ria dan tidak terlalu peduli tentang siapa yang akan datang atau apa yang akan terjadi. Ada yang hanya berdiam diri saja dan tidak tahu mau melakukan apa. Bahkan juga ada yang terlalu bersukacita hingga sangat sibuk menyiapkan ini dan itu tetapi lupa menyiapkan diri sendiri.

Continue reading

PEMBAHARUAN HIDUP

Bacaan: MAZMUR 25 : 1-10

Setiap kalimat dalam Mazmur selalu lahir dari pergumulan yang panjang dari seorang manusia. Bahkan, seorang teolog pernah berkata dalam buku PENGHIBURAN YANG MENYENANGKAN JIWA karya Bill Crowder kurang lebih demikian, “Karena 65 kitab dalam Alkitab mengungkapkan isi hati Tuhan kepada umat-Nya, maka Mazmur adalah bagian kitab yang mengungkapkan isi hati manusia kepada Tuhan.” Di dalam Mazmur, kita menemukan orang-orang yang menjerit, memohon, marah, ragu, bersyukur, berteriak, bergembira, dan segala macam emosi yang meluap-luap dinyatakan kepada Allah. Mazmur sangat identik dengan kejujuran. Ya, kejujuran hati manusia, tanpa ditutup-tutupi. Continue reading

MENCUKUPKAN DIRI SEBAGAI TANDA PERTOBATAN

Pertobatan merupakan sebuah kata yang sederhana tetapi memiliki makna yang dalam dan sangat luas, karena dampak dari pertobatan adalah meliputi perubahan cara pandang dan bertindak seseorang dalam segala aspek kehidupannya. Dan dalam minggu ini kita diajak untuk melihat bahwa salah satu bentuk pertobatan yang penting untuk dilakukan adalah “memiliki rasa cukup”!

Bangsa Israel dalam perjalanan dari Mesir ke tanah perjanjian mengalami kendala sampai 40 tahun lamanya berputar-putar di padang gurun karena mereka tidak pernah merasa cukup pada penyertaan Tuhan. Berkat Tuhan yang sekiranya memberikan pemeliharaan dengan sempurna dipandang rendah dan tidak berharga, dan sekiranya mereka meminta kepada Tuhan pastilah Tuhan memberikan apa yang mereka butuhkan. Continue reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com