natal

Merawat Tunas Damai

Photo by Sunyu on Unsplash

YEREMIA 33 : 14-16

Kedamaian adalah dambaan setiap orang. Akan tetapi situasi di sekitar kita menunjukkan hal yang berbeda. Peperangan dan penindasan masih terjadi di mana-mana. Bahkan ada yang berpikir, kedamaian dapat dicapai melalui peperangan. Dalam lingkup yang kecil, banyak terjadi penindasan dan kesewenang-wenangan terhadap yang lemah. Dalam situasi seperti ini, seringkali membuat kita skeptis dan lalu mengatakan, kedamaian itu sulit diwujudkan di tengah dunia yang berdosa ini.

Read More »Merawat Tunas Damai

BERKAT KESELAMATAN YANG TAK TERKIRA

Seorang anak kecil bermain-main di ruang tamu dan tanpa sengaja memecahkan vas bunga kesayangan ibunya yang dibeli dari luar negeri. Oleh karena rasa takut maka anak tersebut mencoba untuk menyembunyikan vas bunga tersebut sambil mencoba untuk menyatukan kembali pecahan vas itu dengan lem. Setelah sekian lama berusaha akhirnya anak itu menyerah, dengan rasa takut dia akhirnya mengaku dan meminta maaf kepada ibunya. Sang ibu menasehati anaknya bahkan menanyakan kabar anaknya, apakah dia terluka atau tidak?! Lalu sang ibu memeluk anaknya dan berkata, “Karena kamu sudah mengaku kesalahanmu dan meminta maaf, ibu memaafkanmu, sebab kamu lebih berharga dari vas bunga itu!”. Dan hati anak itupun menjadi lega dan kagum kepada kebaikan ibunya, karena sebelumnya dia berpikir bahwa jika ibunya tahu dia memecahkan vas bunga kesayangan ibunya tentu dia akan dimarahi, dihukum tanpa ampun.Read More »BERKAT KESELAMATAN YANG TAK TERKIRA

PERCAYA WALAU MUSTAHIL

Bacaan: LUKAS 1:26-38

Mustahil adalah batas pikiran manusia ketika logika tidak dapat menjangkaunya. Mustahil juga menjadi kata yang amat menggelisahkan saat waktu mendesak dan mengancam kelangsungan hidup kita. Mustahil perwujudan dari keraguan dan kebimbangan yang menendang kita keluar dari keyakinan kita. Apa yang harus dilakukan? Tetap percaya walau mustahil? Terdengar naif bukan? Ya memang terdengar naif, tetapi itu adalah sebuah langkah iman. Natal dimulai dari kemustahilan.Read More »PERCAYA WALAU MUSTAHIL

YESUS CAHAYA KEMULIAAN ALLAH

Bacaan: IBRANI 1 : 1-4

Pada waktu kita merayakan Natal, maka kita perlu mengingat alasan adanya Natal. Yesus, adalah alasan adanya Natal. Tanpa Dia, tidak akan ada Natal sejati. Sangat menyedihkan jutaan orang merayakan Natal tanpa pengertian yang benar.

Yesus datang bukan sekedar memberikan kita liburan Natal, kado Natal, waktu bertemu handai taulan. Tetapi Dia datang untuk memberikan hal-hal yang jauh lebih besar dari semua itu. Yesus datang untuk menyatakan pribadi Allah. Di dalam Ibrani 1 : 3 dikatakan bahwa Yesus adalah “cahaya kemuliaan Allah” dan “gambar wujud Allah”. Sepanjang sejarah manusia telah berusaha mencari Allah dengan kekuatan mereka, dan sepanjang sejarah kita telah melihat kegagalan manusia. Kebenarannya ialah: kita tidak bisa menemukan Allah sampai Dia menyatakan diri-Nya kepada kita lewat Yesus Kristus. Kalau kita ingin mengenal Allah, maka kita perlu mengenal Yesus. Allah Bapa memberikan kepada kita Anak-Nya yang tunggal agar kita dapat mengenal Allah Bapa melalui Dia.Read More »YESUS CAHAYA KEMULIAAN ALLAH