keluarga

Keluarga Yang Tetap Mengasihi Tanpa Pilih Kasih

Photo by Victoria Borodinova from Pexels

Seorang teman saya pernah bercerita bahwa salah satu penyebab dirinya sulit untuk mengampuni orang tuanya adalah karena dia sering dibanding-bandingkan dengan saudaranya. Akibatnya, dia merasa dirinya tidak sehebat saudaranya. Cerita tersebut hanyalah secuil dari banyaknya keluhan anak-anak karena merasa porsi kasih yang ditunjukkan oleh orang tua berbeda dari saudara mereka. Padahal firman Tuhan—dengan jelas—menyatakan bahwa setiap orang percaya (termasuk kita) “dituntut” untuk saling mengasihi (tentunya dengan adil), seperti Tuhan yang telah mengasihi kita (Yohanes 13 : 34-35). Di belakang pernyataan tersebut, Tuhan tidak memberikan anak kalimat seperti “kecuali kalau nilai sekolah anakmu buruk” atau “kecuali kalau orang tuamu bercerai.” Tuhan menghendaki kita untuk tetap mengasihi keluarga kita, itu berarti kita harus menundukkan ego kita di bawah salib Kristus.

Read More »Keluarga Yang Tetap Mengasihi Tanpa Pilih Kasih