kasih

BULAN KELUARGA 2015 : “Aku tetap Bertahan”

“Lalu Elkana, suaminya, berkata kepadanya: “Hana, mengapa engkau menangis dan mengapa engkau tidak mau makan? Mengapa hatimu sedih? Bukankah aku lebih berharga bagimu dari pada sepuluh anak laki-laki?” ( I Samuel 1:8)

Setiap orang pasti mempunyai mimpi dan harapan dalam kehidupannya, termasuk mimpi dan harapan akan keluarganya. Tetapi apa yang mau dikata, jika realita tidak selalu sama dengan mimpi. Apa yang dilakukan? Pilihan datang pada kita? Tinggalkan? Marah? atau bertahan dengan komitmen dan kasih yang tulus?Read More »BULAN KELUARGA 2015 : “Aku tetap Bertahan”

KOMUNITAS YANG SALING MELAYANI

Seorang wanita yang telah bekerja sepanjang hidupnya dengan baik mempunyai satu keinginan, “Sebelum aku mati biarkan aku mengunjungi neraka dan surga.” Keinginannya pun dikabulkan. Ia dibawa ke sebuah ruang pesta besar. Sebuah meja besar nampak dengan jejeran makanan dan minuman lezat. Di sekitar meja, duduk orang yang terlihat sengsara karena kelaparan.

Mengapa mereka seperti ini?” tanyanya pada malaikat yang menemaninya.

Lihatlah tangan mereka,” jawab malaikat.Read More »KOMUNITAS YANG SALING MELAYANI

IBADAHKU: MENGGEMBALAKAN ANAK ANAKKU

“Kata Yesus kepadanya: ‘Simon Anak Yohanes, Apakah engkau mengasihiku?…… gembalakanlah domba domba-Ku” Yohanes 21:16

Hatinya berkecamuk, pikirannya gelisah mengenang peristiwa malam itu. Malam terkutuk. Malam dimana ia sendiri telah menyangkali kekasih hatinya, Gurunya sendiri. Padahal dengan gagah ia sudah mengatakan akan ikut sampai mati. Ternyata, ia telah bertindak sebagai pengecut. Dan pagi itu, Petrus duduk berada bersama Yesus, guru yang telah ia sangkal malam itu. Yesus memanggil namanya dan bertanya sampai tiga kali “Apakah engkau mengasihi Aku?” dan Petrus menjawab tiga kali pula, hingga menangis “Benar Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau.” Ada yang menarik dari teks ini, kenapa harus tiga kali? Secara pribadi, saya melihat ini sebagai bentuk pemulihan luka batin oleh Yesus kepada Petrus yang telah menyangkalnya tiga kali. Tiga kali sangkalan diganti dengan tiga kali pernyataan cinta. Pernyataan cinta direspon dengan sebuah panggilan bagi Petrus “Gembalakanlah domba-dombaku”.Read More »IBADAHKU: MENGGEMBALAKAN ANAK ANAKKU