Ini Aku Tuhan, Pakailah Aku

Image from christianitytoday.com

William Carey dikenal sebagai Bapak Gerakan Misi Modern. Beliau merupakan misionaris pertama yang tercatat membawa berita Injil ke India pada tahun 1792. Salah satu harga mahal yang harus dia tanggung adalah ketika istrinya mengalami depresi berat ketika hidup di pedalaman India. Belum lagi diusir dari satu kota ke kota yang lain. Namun Carey tidak menyerah, dia memiliki pemahaman bahwa panggilan setiap orang Kristen adalah untuk berperan dalam misi gereja, yakni mengabarkan Injil ke seluruh dunia. Continue reading

Berbagi Adalah Berkat

Image from vice.com

Lukas 12 : 13–21

Satu artikel di cnnindonesia.com – Jumat, 30/03/2018 menuliskan sebuah kisah berjudul “Cahaya Kemanusiaan Pendeta Bertato dari Semarang.” Artikel ini menarik karena memberi makna yang mendalam mengenai penghayatan iman kepada Allah. Pendeta itu bernama Agus Sutikno yang berpenampilan tidak biasa untuk ukuran seorang pendeta. Badannya bertato, rambut gondrong dan kerap bersepatu boots ala rocker. Mimbarnya bukanlah di dalam gereja ber-AC, namun dalam kehidupan di kawasan kumuh Tanggul Indah Semarang. Di situ ia mengabdikan diri menolong dan mendampingi kaum papa, pecandu narkoba, PSK hingga mereka yang terjangkit virus HIV. Pelayanan bagi 150-an anak itu dilakukannya melalui Yayasan Hati Bagi Bangsa dalam segala keterbatasan. Pdt Agus menekankan pelayanan ini adalah demi kemanusiaan, tanpa membeda-bedakan latar belakang mereka. Continue reading

Roh Kudus Memberi Kehidupan Baru

Photo by Tiago Gerken on Unsplash

Hidup ini keras, sehingga setiap orang harus berusaha menjadi yang terbaik, menjadi yang terkuat dan menjadi yang terhebat agar menjadi pemenang. Hidup ini keras, mereka yang kalah akan tersingkir dari persaingan. Kerasnya hidup tak jarang menjadikan seseorang bukan lagi menjadi sahabat bagi sesamanya, tetapi justru menjadi serigala yang siap memangsa siapa saja. Terlebih lagi terhadap lingkungan sekitar. Continue reading

SERUKAN BERITA PERTOBATAN

Media sosial bisa dibilang sebagai terobosan besar dalam sejarah manusia. Dengan aplikasi tersebut, manusia dapat terkoneksi dengan siapa saja yang ada di segala penjuru dunia. Kita dapat membagikan kepada seluruh dunia tentang apa saja tentang kita. Dari mulai ungkapan hati , apa yang sedang kita lakukan, berita apa yang kita dapat dan hendak dibagikan, sampai sedang berada di mana. Informasi apapun dengan mudah didapat, mulai dari trend gaya hidup sampai informasi kejadian terkini mampir ke akun media sosial kita. Media sosial yang awalnya diciptakan untuk kebaikan berubah menjadi keburukan. Orang dengan mudah dan tanpa berpikir panjang mengungkapkan kata-kata kebencian dan kemarahan, berita-berita yang belum tentu benar dengan mudah dibagikan kemana-mana, komentar-komentar penuh dengan caci maki. Dengan sosial media, orang merasa lebih berani mengungkapkan apa yang ingin ia ungkapkan. Jika dulu terdengar peribahasa “ Mulutmu adalah harimau-mu ” mungkin sekarang berubah menjadi “ Statusmu adalah harimau-mu ” Continue reading

BERBUAH BAGI INDONESIA

Bapak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan salah seorang anak Tuhan yang telah berbuah bagi Indonesia. Pak Ahok telah mencelikkan mata banyak orang bahwa kebenaran dan keadilan itu memang tidak mudah, tetapi HARUS diperjuangkan demi kebaikan kehidupan sebuah bangsa. Seberapapun kesulitan yang harus dihadapi dan beban yang harus dipikul, kebenaran dan keadilan tetaplah patut diperjuangkan. Buah yang dihasilkan bukan tentang karyanya sendiri (apa yang sudah dicapainya), tetapi bagaimana kejujuran dan ketulusannya menjadi teladan bagi banyak orang yang mengharapkan kemajuan bangsa Indonesia. Itu semua dilakukannya sebagai wujud hidup yang meneladan pada Yesus Kristus. Continue reading