SADARLAH & BERTANGGUNG-JAWABLAH 

  •  Keshia Hestkahayu Suranta
  •  


1 Petrus 2:19 (TB)
 Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

Banyak diantara kita yang sadar atau tidak selama ini salah kaprah soal defini dari kasih karunia. Mengapa saya mengatakan seperti itu? Karena banyak murid Kristus yg hanya memahami sebagian dari definisi sesungguhnya soal kasih karunia. Apakah sebagian sisi dari definisi kasih karunia? Sebagai sisi definisi itu adalah : kasih karunia adalah tentang hidup yang selalu diberkati dan sebuah pemberian cuma-cuma dari Allah. Apakah salah? Tentu tidak namun jika hanya itu pemahamannya maka pemahaman kasih karunia tidak utuh. Mengapa? Karena ayat ini begitu jelas mengatakan satu definisi yang utuh soal kasih karunia. Kasih karunia adalah kesadaran untuk selalu melakukan kehendak Allah, meski menderita harus ditanggung, keyakinan untuk tetap melakukannya akan membuat sikap kita makin bertanggungjawab. Jadi penderitaan karena sadar melakukan kehendak Allah tidak lantas membuat kita akan dengan mudah menghukum diri sendiri atau menuntut dan mempersalahkan orang lain tetapi mengambil bagian dari tanggungjawab kita melakukan kehendak Allah dan itu semua dipahami sebagai kasih karunia. Sikap bertanggung jawab atas penderitaan karena kehendak Allah adalah buah dari kasih karunia yang kita rasakan karena Allah terbukti nyata menemani dan menyertai kita sekalipun dalam penderitaan untuk melakukan kehendak Allah. Jadi ,apakah kita sedang merasa menderita karena melakukan kehendak Allah hari ini? Jika iya, maka kita sedang mengalami kasih karuniaNya yang membuat kita justru makin bertumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan berani menanggung semua itu bersama Allah. 

Doa pagi: 
" Apapun yang akan kami tempuh,seberat apapun itu. Asal itu adalah kehendakMu. Maka kami percaya kasihMu selalu ada untuk kami. Itu sudah lebih dari cukup. Amin"