KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN

  •  Daniel Kristanto Gunawan
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

Kamis, 21 November 2024


KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN

Kisah Para Rasul 7:54-60


Stefanus adalah salah satu tokoh utama dalam Alkitab yang menjadi martir untuk imannya dalam Yesus Kristus. Dia dikenal sebagai salah satu dari tujuh diakon yang dipilih oleh gereja awal untuk melayani dan membantu sesama. Namun, ketika dia memberitakan Injil dengan penuh kuasa dan kebenaran, itu menimbulkan ketidakpuasan dan kemarahan di antara beberapa pemimpin agama Yahudi.


Stefanus adalah contoh teladan iman yang kuat dan ketabahan dalam menghadapi penganiayaan. Saat diadili oleh para pemimpin Yahudi, dia tidak mundur atau menarik kembali imannya. Sebaliknya, dia memberikan kesaksian yang kuat tentang kebenaran Injil dan sejarah keselamatan, yang mengakibatkan kemarahan lebih lanjut. Saat ia dihukum mati dengan dilempari batu, Stefanus memohon kepada Allah agar mengampuni para penganiayanya. Ini menunjukkan tingkat kasih dan ampunan yang mendalam yang dimiliki Stefanus, bahkan pada saat-saat terakhir hidupnya. Kesaksiannya dan kematian martirnya mengilhami banyak orang percaya lainnya untuk tetap kukuh dalam iman mereka dan siap menghadapi segala bentuk penganiayaan.


Kisah Stefanus mengajarkan kita tentang pentingnya mempertahankan keimanan bahkan dalam situasi yang sulit. Dia bahkan mengambil kesempatan dalam kesempitan itu untuk tetap bersaksi tentang kasih Kristus yang mengampuni. Kisahnya menjadi keteladanan iman yang kiranya dapat diikuti oleh orang-orang percaya dalam menghadapi berbagai pergumulan yang dialami saat memegang teguh iman dalam Yesus Kristus.


Pokok Doa:

1. Persiapan umat memasuki adven dan Natal

2. ⁠program Mikafe (misi kasih kafe)


Pdt Daniel K Gunawan

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.