AIR MATA YANG DIPERHATIKAN ALLAH

  •  Keshia Hestkahayu Suranta
  •  


Mazmur 56:8a (BIMK)  (56-9) Engkau menghitung hari-hari pengembaraanku, dan tahu jumlah air mataku; 

Seorang mantan dosen fakultas teologi pernah mengatakan kepada saya bahwa salah satu fungsi air mata adalah membersihkan hati manusia. Air mata bukan hanya secara biologis berfungsi membersihkan mata manusia tetapi juga membersihkan hatinya dari segala hal yang harus dienyahkan. Segala beban, rasa penat, sesak,marah dan perasaan-perasaan yang menekan, dapat dihapus dengan air mata. Memang tak melulu soal hal-hal demikian yang dapat dihapus air mata. Namun salah satu fungsi air mata, diyakini dapat membersihkan kotoran-kotoran hati. 
Dalam banyak ibadah kedukaan saya pun sering mengatakan bahwa air mata adalah tanda kekuatan cinta. Air mata menjadi salah satu bukti nyata bahwa ia seringkali menjadi sahabat karib orang yang berduka. Ia menemani perjalanan kedukaan seseorang yang baru saja kehilangan orang yang ia cintai. 
Kedua fungsi air mata inilah yang membuat kita melihat bahwa pemazmur pun juga mengalami hidup yang membuatnya menangis. Pergumulan yang berat seringkali membuatnya menangis dalam hari-hari perjalanan hidupnya. Ia menangis di hadapan Allah dengan yakin bahwa Allah mengetahui alasan mengapa ia menangis. Menangis di hadapan Allah adalah hal yang melegakan bagi pemazmur. Mengapa? Karena pemazmur merasa bahwa Allah memperhatikan dan mempedulikannya. Perasaan inilah yang penting untuk pemazmur. Ia harus memastikan bahwa ia menangis dihadapan Allah. Dengan itu hatinya lega.
Hidup beriman kepada Allah, kadang juga dapat membuat kita menangis karena banyak hal. Namun yakinlah bahwa kita dapat menangis di hadapan Allah dengan bebas dan tulus. Mengatakan seluruh hal dengan air mata kepada Allah. Allah begitu mengerti dan menemani setiap air mata yang tertumpah. Kita tidak pernah ditinggalkan sendirian. IA menangis bersama kita. 

Doa pagi: 
"Ya Allah jadikanlah air mata kami sebagai doa dihadapan mu. Buatlah air mata kami sebagai bentuk pertumbuhan iman yang membuat kami sadar bahwa Dikau ada bersama kami. Amin."