Sujud Swastoko

Sujud Swastoko adalah salah seorang penatua dan tenaga pengerja GKI Coyudan Pos Baturan Indah. Sempat lama di ibukota, Sujud kembali ke kota Solo dan memulai pelayanannya di gereja ini. Lahir di Karanganyar, 14 Januari 1969, Sujud sangat konsen dalam pelayanan konseling, mengajar, penulisan, khotbah, motivasi. Karena kemampuannya di bidang literasi, maka ia juga dipercaya oleh gereja menjadi pemimpin redaksi majalah Ebenhaezer. Saat ini, Sujud aktif sebagai pengerja di pos kebaktian Baturan indah, Tim Bina Jemaat, dan juga dosen teologi di salah satu STT di kota Solo. Baginya, membantu orang yang ingin maju dalam hidupnya adalah sebuah kerinduan yang terus dilakukannya.

Menemukan Makna Dalam Kata

Photo by Wendy van Zyl from Pexels

Matius 5 : 21 – 37

Banyak yang membaca Firman Tuhan, tetapi apakah banyak orang juga belajar Firman Tuhan? Apakah dua hal ini berbeda? Tentu saja. Orang membaca Firman Tuhan bisa dilakukan sepintas lalu, yang penting sudah membaca. Tetapi kalau orang belajar Firman Tuhan, maka tidak cukup dengan dibaca sepintas lalu, tetapi memahami apa yang dibaca hingga mendapatkan sesuatu dari apa yang dipelajari.Read More »Menemukan Makna Dalam Kata

Menggereja Dengan Gembira

Photo by Kamil Zubrzycki from Pexels

“Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5 : 16-18)

Jemaat (Gereja) Tesalonika merupakan salah satu jemaat yang patut diteladani. Walau dalam tekanan yang berat, –yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi yang tidak menyukai orang non-Yahudi menjadi Kristen, dan dari masyarakat Tesalonika
sendiri–, Jemaat ini tetap gembira melayani Tuhan. Mereka memiliki kesungguhan dalam mengikut Kristus yang ditunjukkan melalui pekerjaan iman mereka, usaha kasih mereka, dan ketekunan pengharapan mereka kepada Tuhan Yesus Kristus.Read More »Menggereja Dengan Gembira

Masa Penantian

Photo by George Becker from Pexels

“…hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” (Matius 24 : 44)

Hari ini kita memasuki Minggu Adven 1. Adven diambil dari kata Latin Adventus yang artinya “kedatangan”. Masa Adven yang kita lakukan saat ini adalah masa penantian kelahiran Yesus Kristus ke dunia yang diperingati setiap tanggal 25 Desember. Namun, Adven juga memiliki makna penantian kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya, yaitu pada akhir zaman. Setiap kali kita memperingati kelahiran Kristus, maka kita juga diingatkan akan kedatangan Yesus Kristus pada akhir zaman.Read More »Masa Penantian

Transformasi Berita Injil

Photo by Aaron Burden on Unsplash

“Bukankah firman-Ku seperti api, demikian firman TUHAN dan seperti palu
yang menghancurkan batu?” (Yeremia 23 : 29)

 

Dalam pemerintahan kerajaan, titah atau sabda pangandika raja memiliki kuasa yang sangat besar. Apa yang dikatakan bisa menjadi petaka atau berkah bagi rakyatnya. Titah raja menjadi hukum yang harus dilaksanakan, entah itu benar atau salah. Tidak ada yang berani menentang titah itu, karena kalau menentang bisa berarti mati.Read More »Transformasi Berita Injil

Manusia yang Autentik

Apa sih yang dimaksudkan dengan manusia autentik (otentik) itu? ‘Autentik’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti: dapat dipercaya, asli, tulen, sah. Autentik merupakan bentuk orisinal (asli) yang sudah diproses sehingga menjadi lebih sempurna tanpa menghilangkan keasliannya. Seperti mutiara yang orisinal, setelah mendapat sentuhan (diproses) akan menjadi mutiara yang berharga, dan ia menjadi mutiara yang autentik.Read More »Manusia yang Autentik