Skip to content

Keshia Hestkahayu Suranta

Allah, Yang Dikagumi Para Majus

Image from harbingersdaily.com

Ada yang mengatakan bahwa para majus berjalan selama kurang lebih 2 tahun, terhitung sejak Yesus lahir di Betlehem. Bintang itu ada dan menuntun perjalanan para majus. Banyak orang mengira jumlah para majus adalah 3 orang, sebab biasanya para majus pasti membawa rombongan dalam perjalanan mereka. Angka 3 muncul karena ada 3 jenis persembahan yang diasumsikan dari tiga orang. Teks Alkitab tak pernah mencantumkan jumlah orang Majus. Tapi bukan jadi soal mengenai jumlah. Setidaknya yang bisa kita pegang adalah, jumlah orang Majus pastilah lebih dari 1 orang.Read More »Allah, Yang Dikagumi Para Majus

Mengalami Pengampunan, Melihat Wajah Allah

Photo by Emma Bauso from Pexels

Bacaan: Kejadian 33: 1–10

Tidak ada keluarga yang sempurna. Ketidaksempurnaan itu membuat kita menyadari bahwa setiap orang bisa saja berbuat salah. Entah kesalahan yang sederhana maupun juga kesalahan yang fatal. Meski demikian, tiap kesalahan -apapun jenis dan akibatnya- akan selalu mampu diatasi dengan satu kata: pengampunan. Apa arti kata pengampunan itu sendiri? Pengampunan adalah tindakan sadar yang diambil oleh seseorang yang telah disakiti oleh kesalahan orang lain. Dengan kesadaran itu, ia tidak dipaksa oleh siapapun dan oleh keadaan apapun. Pengampunan bukanlah melupakan kesalahan orang lain. Pengampunan adalah kesadaran untuk mengakui bahwa kita pernah terluka namun kita mau memberi kesempatan kepada orang lain untuk berubah menjadi lebih baik. Pengampunan adalah senjata terkuat dalam resep menjaga kelanggengan dan keabadian nilai dari sebuah relasi. Allah juga memberi manusia pengampunan-Nya melalui pengorbanan-Nya di kayu Salib. Itulah sebab mengapa pengampunan adalah daya pulih dan daya ubah yang begitu kuat bagi semua relasi. Baik relasi Allah dengan manusia maupun relasi dengan sesama manusia.

Read More »Mengalami Pengampunan, Melihat Wajah Allah

Membaca Diri, Melihat Apa yang Sejati

Photo by Ryan Holloway on Unsplash

“tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup kekal.” (I Timotius . 1: 16)

Siapakah kita?

Siapakah kita yang sebenar-benarnya ini?Read More »Membaca Diri, Melihat Apa yang Sejati

Allah Sumber Kuatku

Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Ya Allah, kelu bibirku di hadapan-Mu..
Sebab segala pergumulan dan kelemahanku membuatku jatuh
dan jauh dari pada-Mu.
Tak ada kekuatan yang tersisa pada diriku, selain mengadu pada-Mu
Seperti pemazmur yang seakan mengatakan seluruh isi hatinya “Tetapi
Engkau, janganlah jauh, Ya Tuhan, datanglah segera menolong aku. Sebab
Engkaulah kekuatanku.

Read More »Allah Sumber Kuatku