Categories
BLOG Renungan Warta

Ia Memilih Berjalan Dan Bukan Berlari

Sebuah Pengakuan dari Kleopas dan Seorang Temannya, di Masa Kini “Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem, dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu […]

Categories
BLOG Renungan Warta

Allah, Yang Dikagumi Para Majus

Ada yang mengatakan bahwa para majus berjalan selama kurang lebih 2 tahun, terhitung sejak Yesus lahir di Betlehem. Bintang itu ada dan menuntun perjalanan para majus. Banyak orang mengira jumlah para majus adalah 3 orang, sebab biasanya para majus pasti membawa rombongan dalam perjalanan mereka. Angka 3 muncul karena ada 3 jenis persembahan yang diasumsikan […]

Categories
BLOG Renungan Warta

Mengalami Pengampunan, Melihat Wajah Allah

Bacaan: Kejadian 33: 1–10 Tidak ada keluarga yang sempurna. Ketidaksempurnaan itu membuat kita menyadari bahwa setiap orang bisa saja berbuat salah. Entah kesalahan yang sederhana maupun juga kesalahan yang fatal. Meski demikian, tiap kesalahan -apapun jenis dan akibatnya- akan selalu mampu diatasi dengan satu kata: pengampunan. Apa arti kata pengampunan itu sendiri? Pengampunan adalah tindakan […]

Categories
BLOG Renungan Warta

Membaca Diri, Melihat Apa yang Sejati

“tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup kekal.” (I Timotius . 1: 16) Siapakah kita? Siapakah kita yang sebenar-benarnya ini? Keshia Hestkahayu Suranta

Categories
BLOG Renungan Warta

Allah Sumber Kuatku

Ya Allah, kelu bibirku di hadapan-Mu..Sebab segala pergumulan dan kelemahanku membuatku jatuhdan jauh dari pada-Mu.Tak ada kekuatan yang tersisa pada diriku, selain mengadu pada-MuSeperti pemazmur yang seakan mengatakan seluruh isi hatinya “TetapiEngkau, janganlah jauh, Ya Tuhan, datanglah segera menolong aku. SebabEngkaulah kekuatanku. Keshia Hestkahayu Suranta