Categories
BLOG Renungan Warta

Keberhasilan Umat Di Mata Tuhan

Banyak orang pada umumnya membayangkan kehidupan yang berhasil itu adalah kehidupan yang selalu senang dan nyaman tanpa masalah. Sebaliknya, ketika kehidupan kita menghadapi pergumulan dan kesusahan, kita menganggap bahwa hidup kita tidak sukses, tidak berhasil, bahkan terkadang dianggap orang kalau kita memiliki dosa tertentu sehingga menghadapi perkara yang berat.

Padahal kenyataan kehidupan tidak demikian! Banyak orang-orang yang hidupnya berbuat kebaikan pun harus menghadapi pergumulan hidup yang berat. Lalu bagaimana iman kita harus menanggapi keadaan yang tidak baik yang kita hadapi?!

Mazmur 43:5 berkata: “Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!” itu berarti bahwa kehidupan orang percaya tidak berarti selalu mulus dan baik-baik saja. Terkadang orang percaya harus menghadapi orang-orang yang membenci kebenaran dan kebaikan, dan mengalami penderitaan.

Karena itu keberhasilan orang percaya bukanlah pada hidup yang mulus atau kelimpahan dalam pemahaman orang pada umumnya. Tetapi keberhasilan orang beriman adalah ketika kita mampu bersandar dan berseru kepada Tuhan di tengah keadaan yang terjepit sekalipun, karena berharap kepada Tuhan tidak akan mengecewakan.

Bukankah Tuhan Yesus datang ke dunia juga mengalami penderitaan dan bahkan kematian yang begitu mengerikan?! Tetapi Kristus berhasil oleh karena ketaatan dan ketabahan untuk menggenapi seluruh kehendak sang Bapa. Demikianlah keberhasilan umat beriman di mata Tuhan, yaitu ketika orang-orang beriman terus hidup taat, berharap kepada pertolongan Tuhan dan melihat pertolongan dan kasih Tuhan dengan iman yang teguh. Amin. (LAAS)

By Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

"Pak Lucas!" Demikian orang-orang akrab memanggilnya. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi adalah seorang pendeta yang melayani di GKI Coyudan sejak tahun 2012. Ia lahir di Pekalongan, 5 Juni 1980. Alumnus Fakultas Teologi UKDW Yogyakarta ini sangat konsen dalam pelayanan pastoral dan konseling. Pdt. Lucas bersama dengan istri, Veronica Decy, telah dikarunia 2 orang anak.