Categories
BLOG Renungan Warta

Berdoa Dalam Ketenangan

Markus 14 : 38

Seorang pemuda datang kepada Sang Guru untuk menyampaikan keluh kesahnya akan kehidupan yang ia jalani. Mulai dari masalah pekerjaan sampai soal relasi antara dirinya dengan mertuanya. Sambil mendengarkan keluh kesah pemuda itu, Sang Guru mengambil sebuah tempayan dan mengisinya dengan air. Ia kemudian meminta pemuda itu untuk memegang tempayan itu sambil berjalan menuju ladang. Mereka berjalan bersama.

Sambil berjalan, Sang Guru memberikan uraian apa yang sebetulnya pemuda itu alami dengan hidupnya. “Apakah kamu menangkap maksudku?” tanya Sang Guru. “Oh, apa Guru? Maaf aku tadi menjaga agar air di tempayan ini tidak tumpah. Bisakah Guru ulangi lagi?” Jawab pemuda itu. “Baik, sekarang duduklah dan dengarkan” sahut Sang Guru. Setelah Sang Guru usai berbicara, pemuda itu menangkap maksud pengajarannya bahwa ketika ia belajar tenang maka semuanya akan terlihat jelas apa yang sebetulnya terjadi.

Ketika di Taman Getsemani, Yesus memberikan sebuah pesan jelas kepada
para murid yang menemaninya bergumul, sesaat sebelum ditangkap. “Berjaga-jaga dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah” – Markus 14 : 38. Salah satu cara untuk berjaga-jaga adalah penguasaan diri. Dengan menguasai diri maka kita akan tenang. Ketenangan itu sebagai wujud doa kita untuk berserah kepada Allah.

Masa pandemi ini mengajak kita untuk slowing down – melambat. Kita terlalu sibuk dan tergerus dengan arus percepatan dunia ini. Membuat kita lupa untuk tenang dan menguasai diri. Alih-alih mensyukuri hidup, kita lantas dibuat kewalahan akan hidup. Maka melambatlah sejenak bersama Allah, dengarkanlah apa yang Allah ingin katakan kepada kita. (DKG)

By Daniel Kristanto Gunawan

Daniel Kristanto Gunawan adalah seorang pendeta yang melayani di GKI Coyudan Solo sejak tahun 2012 sampai sekarang. Pria yang lahir di Solo, 23 Juli 1986 ini merupakan alumnus STT Jakarta. Passion terbesarnya ada dalam pelayanan khotbah, kaum muda, liturgi, pengembangan komunitas. Saat ini, Ia juga terlibat aktif dalam pelayanan BPMK Klasis Solo.