Yesus Raja Semesta

Minggu ini kita merayakan Minggu Kristus Raja, sebuah penutup tahun liturgi gerejawi dan minggu depan kita memasuki adven ke-1 sebagai awal tahun liturgi baru. Kenapa Kristus Raja harus dirayakan? Apa yang mau dimaknai? Raja berarti pemimpin dan simbol sebuah keberadaan kerajaan. Yesus bukan raja politik tetapi raja kerajaan Allah dan segala kebenaran-Nya.

Seperti yang Paulus tulis dalam suratnya kepada jemaat Kolose. Di tengah pengajaran yang diterima jemaat Kolose yang menentang keunikan Yesus, Paulus menegaskan kembali tentang siapakah Yesus. Mengapa Yesus dikatakan lebih utama dari segala yang ada? Berikut alasannya:

  1. Yesus adalah Pribadi Allah yang menyatakan siapakah Allah. Dia tidak diciptakan dan Dia mendahului segala ciptaan yang ada. Tiada satu pun ciptaan yang sama bahkan lebih tinggi dari Dia, karena Dialah Allah. Dengan demikian pengenalan kita kepada Allah yang tidak nampak menjadi nyata dan terselami, karena Allah telah berinkarnasi menjadi Manusia yang dekat dengan kehidupan manusia.
  2. Dialah Allah Pencipta yang telah menciptakan segala sesuatu, maka Dialah penguasa atas manusia dan seluruh alam semesta. Seluruh ciptaan ada di dalam kuasa-Nya dan diciptakan demi kemuliaan-Nya.
  3. Dialah penguasa segala kuasa, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, dan dalam Dia bersumber segala kuasa. Tiada penguasa yang memperoleh kuasa dari diri sendiri atau orang lain, kecuali dari Dia. Oleh karena itu segenap penguasa harus mempertanggungjawabkan kepemimpinannya kepada Dia.

Menyadari keunikan-Nya sebagai Raja Semesta yang memang tidak tertandingi oleh penguasa mana pun, masihkah kita berpikir bahwa ada penguasa-penguasa baik yang hadir secara nyata dalam dunia maupun penguasa-penguasa di dunia yang tidak kelihatan berada di luar kedaulatan-Nya? Sesungguhnya hanya Yesus Sang Raja Semesta, Dialah penguasa yang berdaulat atas hidup kita dan yang mengampuni dan memulihkan kita. (JM)