Kata “Sejarah” dalam bahasa Inggris adalah History, jika dua kata itu dipisahkan maka menjadi HIS STORY. Tuhan sudah menciptakan kisah kehidupan sejak penciptaan dan kisah itu adalah kisah yang indah dimana Tuhan mengatakan bahwa semua ciptaan-Nya itu “sungguh amat baik” (Kejadian 1:31). Namun oleh karena manusia jatuh dalam dosa, kisah indah Tuhan itu seolah berubah menjadi kisah hidup manusia. Manusia mulai menempatkan dirinya jauh dari Tuhan dan menuliskan sendiri kisah hidupnya jauh dari rancangan semula Tuhan yang sungguh amat baik. Kehidupan beragama yang sejatinya mencari Tuhan justru digunakan menjadi alat kekerasan yang TIDAK menciptakan sesuatu yang “sungguh amat baik.” Rancangan Tuhan yang indah telah diambil alih oleh rancangan jahat manusia.

Itulah yang juga terjadi di dalam kehidupan Saulus. Ia menciptakan sejarah hidupnya sendiri yang penuh dengan “kemuliaan” seorang manusia dengan memiliki kekuasaan, bahkan untuk menentukan hidup mati seseorang. Namun ketika Tuhan “menangkap” Saulus yang jatuh ke dalam lubang dosa, membuat Saulus meneliti kembali kisah hidupnya sebagai seorang penganiaya jemaat dan kemudian menemukan bahwa hidupnya bukanlah tentang dirinya, tetapi tentang Tuhan yang sudah menciptakannya; Tuhan yang sudah memberikan kehidupan kepadanya; dan Tuhan yang sedang terus berkarya untuk memakai dirinya sebagai alat pemberita keselamatan. Saulus yang diubah menjadi seorang Paulus.

Karena itu sebagai umat Tuhan, kita pun diajak untuk menghayati kehidupan kita sebagai kehidupan milik Tuhan. Hal itu berarti bahwa segala sesuatu tentang kita itu sesungguhnya adalah ilusi atau tipuan iblis yang membuat kita jauh dari rancangan dan kisah Tuhan yang “sungguh amat baik”. Karena itu marilah kita belajar untuk menjadikan hidup kita sebagai alat untuk menceritakan tentang Tuhan, sebab memang segala sesuatu di dalam dunia ini adalah dari Dia dan tentang kasih-Nya. Amin. (LAAS)