Akhir-akhir ini keadaan negara kita membuat masyarakat sulit percaya tentang sebuah berita. Kebenaran dan kebohongan campur aduk menjadi hal yang sulit dibedakan. Kebenaran terasa terlihat begitu sulit dicari. Namun disamping itu kita pun melihat bahwa masih banyak orang yang berusaha mencari berita benar dengan sumber yang dapat dipercaya. Melakukan konfirmasi, memastikan sumber berita dan mengecek kesana- kemari demi memastikan apa yang sesungguhnya menjadi kebenaran.

Kebangkitan Yesus memberi kita kepastian bahwa ada kehidupan dalam diri-Nya. Ini adalah kebenaran yang sejati. Penampakan Yesus kepada murid yang berulang kali membuktikan bahwa Ia benar-benar bangkit dan hidup. Maut tidak lagi berkuasa atas-Nya. Ia memperlihatkan diri-Nya pada murid-murid yang tengah berkumpul di ruang terkunci karena ketakutan pada penguasa Yahudi. Mereka tidak berani dan tidak percaya bahwa Yesus benar-benar hidup. Hingga Yesus menunjukkan diri-Nya dan memberi damai sejahtera. Begitu pula kepada Tomas yang ragu. Tomas yang tidak berada ketika Yesus menampakkan diri-Nya kepada teman para murid pada waktu itu. Ia tidak percaya jika tidak melihat dan menyentuh tanda luka di tubuh Yesus. Meskipun Tomas meragukan kebangkitan Yesus, Yesus tetap menampakkan diri pada Tomas untuk mengajarnya agar percaya.

Sungguh kebangkitan-Nya memberi kita kekuatan dan harapan di tengah tantangan hidup yang kadang membuat kita sulit mempercayai penyertaan Tuhan. Kini mari percayalah dengan sepenuh hati pada Kristus yang bangkit. Ia menyudahi ketakutan kita, Ia membangkitkan keberanian kita, dan Ia membuka pintu keraguan kita! Hentikanlah keraguan, yakin dan percayalah kepada-Nya. (KHS)