EPIFANI MEMBERI KEHIDUPAN

Epifani dalam bahasa aslinya “ἐπιφάνεια” (dibaca : epiphaneia), punya arti : manifestasi atau penampakan jelas. Dalam Gereja Ritus Barat maupun Timur memiliki pemahaman yang sama mengenai Epifani ini yaitu manifestasi Yesus Kristus kepada dunia namun menghayati peristiwa yang berbeda. Dalam Gereja Barat, Epifani sebagai peringatan kedatangan orang-orang Majus dari Timur atau kadangkala disebut Tiga Raja, yang mengunjungi Yesus yang baru saja lahir. Hal itu menunjukkan manifestasi Allah melalui Bayi Yesus terhadap orang Yahudi maupun di luar bangsa Yahudi (berarti seluruh dunia) sebagai Anak Allah. Continue reading

PERGILAH DENGAN SUKACITA

Siapakah yang pertama kali mengabarkan tentang kebangkitan Yesus Kristus? Apakah para murid-murid Yesus? Bukan. Alkitab menyatakan bahwa yang menjadi pembawa berita tentang kebangkitan Yesus adalah malaikat Tuhan sendiri, yang “wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.” (Matius 28:3).

Mengapa demikian? Karena kematian Yesus di Golgota telah menggoncang iman para murid-Nya sehingga mereka pun melepaskan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembawa kabar baik (Injil); ada yang kembali ke profesi semula sebagai nelayan dan ada pula yang menyembunyikan diri. Itulah sebabnya Tuhan mengutus malaikat-Nya memberitakan kabar sukacita ini. Dan kalau malaikat yang menyampaikan sudah tentu beritanya adalah benar. Jadi tidak ada alasan untuk ragu, apalagi tidak percaya. Continue reading

BAPTISAN SEBAGAI TANDA

Bacaan: MATIUS 3:13-17

Bagi sebagian orang, baptisan dianggap sebagai tanda dan puncak dari perjuangan iman seseorang yang ketika sudah melakukannya maka jaminan masuk surga itu sudah didapatnya. Namun benarkah makna baptisan hanya sebatas itu? Continue reading

BAPTISAN SEBAGAI TANDA PEMULIHAN DARI ALLAH

Pada bulan November 2015, kita dikejutkan oleh kecelakaan Metromini (sejenis bis kota) yang ditabrak oleh Kereta Api Listrik di Muara Angke, Jakarta. Peristiwa itu disesalkan oleh banyak orang karena banyak korban meninggal dunia. Padahal di perlintasan kereta api tersebut sudah diberikan berbagai tanda untuk menunjukkan bahwa ada kereta api yang akan melintas. Rambu, suara sirine, dan palang yang turun menutup jalan. Tapi apa yang terjadi? Tanda itu dihiraukan oleh supir metromini dan akhirnya yang terjadi adalah kecelakaan maut. Sebuah tanda ternyata membutuhkan respons yang tepat.

Minggu ini kita memperingati hari pembaptisan Yesus Kristus. Mungkin ada yang bertanya kenapa harus diperingati? Peringatan Pembaptisan Yesus menjadi tanda yang mengingatkan umat tentang karya Allah bagi kita. Allah tidak lagi menjadi Allah yang jauh tinggi di sorga dan tidak terhampiri manusia, tetapi Allah yang bersimpati dan turun sebagai manusia. Untuk apa? Untuk satu hal saja yakni menyataan Kasih Ilahi secara tuntas dan sempurna. Pembaptisan Yesus berbeda dengan pembaptisan orang orang yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis. Orang orang itu dibaptiskan sebagai tanda pertobatan untuk menjadi umat Allah yang sejati yaitu menghasilkan buah pertobatan (Yoh 3:8). Pembaptisan Yesus adalah tanda penyataan Allah ada di dalam diri Yesus, menjadi sama dengan manusia (kecuali berdosa), dan menerima tugas menjadi jalan pemulihan manusia dengan Allah. Tugas itu telah tuntas ketika Yesus mati disalibkan membawa segala dosa kita dan kehidupan kita diperbarui di dalam kebangkitan Yesus. Continue reading