Taat Dalam Ketakjuban

Photo by Karl Fredrickson on Unsplash

Kita pasti pernah mendengarkan sebuah khotbah dimana sang pengkhotbah membawakan isi poin-poin khotbahnya dengan luar biasa, sangat kaya dalam menggali firman Tuhan, banyak ilustrasi yang sangat tepat dalam menggambarkan isi khotbahnya. Di samping itu pengkhotbahnya juga membawakan dengan penuh semangat, sangat komunikatif, dan variatif sehingga suasana dapat terbangun dan tidak monoton. Khotbah itu adalah khotbah yang sangat bagus sehingga banyak jemaat yang terkesima dan saling membicarakan dengan jemaat lain. “Khotbahnya tadi hebat tenan, bagus ya…, sangat mengena.”

Continue reading

Susahnya Aku Taat


Photo by Nastuh Abootalebi on Unsplash

Ada lagu Sekolah Minggu yang demikian liriknya :
“Susahnya aku taat, lebih mudah ‘ku tidak taat.
Susahnya ‘ku diatur, lebih mudah ‘ku mengatur.
Pilih yang mana? Yang mana?
Yang membuatku senang?
Kupilih taat, mau diatur, wajah Tuhan tersenyum”

Continue reading

HARGA DARI KETAATAN

Bacaan: ROMA 6:1-11

Kita semua yang hidup di zaman ini menjadi saksi atas percepatan pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat luar biasa. Di zaman yang semakin modern ini, hidup manusia menjadi semakin mudah, nyaman, dan dinamis. Akan tetapi dibalik keberhasilan itu, terdapat keprihatinan akan terjadinya perubahan sosial yang ditandai kehidupan yang semakin individualistik, serta pandangan terhadap norma, etika, dan moral yang semakin longgar. Banyak perilaku yang di masa lalu dianggap tabu dan memalukan, hari ini sudah dianggap biasa. Continue reading

TAAT DALAM PENDERITAAN

Bacaan: Matius 21:1-11; 27:11-31

Minggu ini kita memasuki minggu Pra Paska VI yang biasa kita kenal sebagai minggu Palmarum dan yang juga disebut sebagai minggu sengsara. Ada dua bacaan Injil Matius dalam liturgi Pra Paska VI yaitu Matius 21:1-11 dan Matius 27:11-54. Dua teks itu berbicara hal yang ironis yaitu Yesus yang masuk ke kota Yerusalem dengan sorak sorai untuk bersiap diri menjalani sengsara menuju salib. Yesus tahu bahwa di ujung Yerusalem adalah penderitaan, tetapi Ia tetap masuk ke sana. Karena itulah minggu Pra Paska ke VI bermakna ganda yaitu tentang penyambutan Yesus sebagai Raja dan masuknya Yesus dalam jalan sengsara. Continue reading