KAWANAN GEMBALA

26Bacaan: LUKAS 2:8-20

Natal membuat saya kembali teringat peristiwa beberapa tahun silam ketika saya bersama teman- teman serta anak-anak mengumpulkan dana dan barang-barang kebutuhan pokok untuk kami bawa ke sebuah panti asuhan. Kami kemudian merayakan Natal bersama anak-anak di panti asuhan tersebut. Semua orang yang ada di perayaan itu begitu bersukacita; bernyanyi, bermain, makan dan berbagi cerita bersama. Melihat wajah anak-anak dan saudara-saudara kami yang kurang beruntung itu tersenyum dan tertawa, membuat kami sungguh bersyukur diberi kesempatan untuk merayakan Natal bersama mereka. Continue reading

BENARKAH MENJADI NATAL YANG BURUK?

21Bacaan: LUKAS 1:39-55

Tak lama setelah orang-orang Amerika melahap sisa-sisa daging kalkun dari perayaan Thanksgiving, para reporter berita di televisi dengan wajah sedih memberitahu para pemirsa bahwa Natal tahun ini “sepertinya akan menjadi Natal yang buruk.” Yang mereka maksudkan adalah jumlah penjualan di toko-toko mungkin akan menurun selama masa berbelanja yang akan datang. Dan hal ini membuat Natal yang “buruk.” Continue reading

ADVEN III: PERTOBATAN MENDATANGKAN SUKACITA

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: bersukacitalah! (Filipi 4:4)

Perjalanan selama setahun yang kita lalui dengan berbagai pengalaman manis dan pahit, susah dan senang, gagal dan sukses menjadikan kita sebagai pribadi yang dewasa dan matang. Namun selama setahun ini kita juga sering melukai hati sesama kita, dan bahkan kita tidak boleh menyangkal bahwa dalam perjalanan hidup kita, kita sering mengabaikan firman Tuhan dan membelakangi Allah. Kita sering memperlakukan Allah secara tidak adail, padahal Dia selalu memberkati hidup kita. Ketika kita mengalami masa-masa sulit, sering kita memanggil dan menyebut nama Tuhan, namun ketika kaki kita mantap melangkah dan ekonomi mulai mapan, kita mendukakan hati Allah bahkan mengkhianati Dia. Kita telah menunjukan perilaku kita yang jahat kepada Dia yang memberkati hidup kita sampai saat ini. Continue reading

PASANGAN YANG DIBERKATI

13Bacaan : LUKAS 1:57-66

Ketidakpercayaan Zakharia terhadap perkataan malaikat Gabriel bahwa Allah telah mendengar doanya sehingga istrinya akan melahirkan seorang anak laki-laki, membuat dirinya bisu dan tidak dapat berkata-kata. Zakharia meragukan perkataan Gabriel karena saat itu ia dan istrinya, Elisabet, sudah lanjut usia. Lalu, bagaimana mungkin Elisabet yang mandul bisa mengandung dan melahirkan anak laki-laki? Continue reading