KIDUNG IMAN

Photo by Gracealameda on Gracealameda

Injil Markus mengkisahkan tentang wanita Siro-Fenisia, seorang Yunani yang memiliki anak kerasukan roh jahat. Ketika perempuan ini mendengar Tuhan Yesus ada di daerah Tirus, dia segera datang menemui dan tersungkur di depan kaki-Nya memohon kesembuhan bagi anaknya. Respon Tuhan Yesus sungguh unik. Ia mengadakan percakapan figuratif (kiasan) dengan menyebut perempuan tersebut sebagai anjing peliharaan dan tidak patut jika tuannya mengambil roti bukan untuk anak-anak tetapi melemparkannya kepada anjing. Perempuan itu menyadari akan keberadaannya sebagai orang bukan Yahudi dan memberikan respon yang menarik untuk kita renungkan:

>> Yang pertama, dia tidak marah tetapi dengan kerendahan hati menyatakan “Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.” Sebagai orang bukan Yahudi, dia tidak menuntut berkat utama bagi Israel tetapi dia merasa cukup dengan cipratan berkat yang sudah diberikan oleh Tuhan.
>> Yang kedua, dia memperlihatkan iman yang teguh bahwa Tuhan Yesus tetap mengasihi dan memberkatinya, sekalipun dia bukan orang Yahudi.

Karena itu Tuhan Yesus kemudian mengatakan “karena kata-katamu itu, pergilah sekarang karena setan itu sudah keluar dari anakmu.” Dan ketika perempuan ini pulang ke rumah, didapatinya anaknya sudah sembuh.

Bagaimana dengan kita dalam pergumulan hidup? Apakah kita mampu menjadi seperti perempuan Siro-Fenisia yang memiliki iman yang teguh dan percaya penuh bahwa Tuhan Yesus adalah penolong yang dapat diandalkan. Kidung iman perempuan Siro-Fenisia ini biarlah juga menjadi nyanyian iman kita sebagai pengikut Kristus dalam menjalani hidup keseharian kita. Yakobus 2 : 17 menyatakan “jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.” Karena itu sebagai orang percaya bagaimanapun keadaan kita, marilah kita tetap berpegang teguh pada iman percaya kita kepada Kristus dan belajar untuk menyatakannya dalam tindakan agar hidup kita menjadi kidung iman yang indah. (KSI)