MEMULIHKAN RELASI ANTAR SESAMA MANUSIA

Bacaan: YESAYA 11:1-10

Tak ada topik yang “lebih menarik” selain topik perselisihan. Lihat saja, berita-berita tentang perceraian, pertengkaran, kebencian, selalu menuai komentar yang beragam. Media sosial di internet pun dipenuhi dengan berita-berita demikian. Beberapa teman saya bahkan melakukan cara-cara tertentu untuk memblokir konten-konten tersebut karena ia lelah jika harus mengikuti semuanya. Topik ini bukanlah sesuatu yang baru dan masih hangat-hangatnya karena sejak dunia jatuh dalam dosa, perselisihan menjadi bumbu utama dari sejarah perjalanan dunia. Namun Allah tidak tinggal diam dan Ia melakukan sesuatu yang dipersaksikan dalam bacaan kita hari ini. Continue reading

KAWANAN GEMBALA

26Bacaan: LUKAS 2:8-20

Natal membuat saya kembali teringat peristiwa beberapa tahun silam ketika saya bersama teman- teman serta anak-anak mengumpulkan dana dan barang-barang kebutuhan pokok untuk kami bawa ke sebuah panti asuhan. Kami kemudian merayakan Natal bersama anak-anak di panti asuhan tersebut. Semua orang yang ada di perayaan itu begitu bersukacita; bernyanyi, bermain, makan dan berbagi cerita bersama. Melihat wajah anak-anak dan saudara-saudara kami yang kurang beruntung itu tersenyum dan tertawa, membuat kami sungguh bersyukur diberi kesempatan untuk merayakan Natal bersama mereka. Continue reading

NATAL MILIK KITA BERSAMA

23Bacaan: EFESUS 2:11-22

Pernahkah anda membayangkan jika Yesus hanya lahir untuk orang Yahudi saja? Tidak akan ada perayaan natal di seluruh dunia kecuali hanya di negara Israel, dan yang paling mengerikan adalah bahwa tidak ada kesempatan keselamatan bagi umat manusia di dunia ini. Akan tetapi yang dituliskan di Alkitab tidaklah demikian. Kristus datang ke dunia tidak hanya untuk orang Yahudi saja, melainkan untuk seluruh bangsa di dunia. Continue reading

KEMURAHAN HATI

12Bacaan : II KORINTUS 9:1-15

Beberapa waktu lalu saat bencana asap melanda wilayah Sumatera dan Kalimantan yang menyebabkan ribuan orang terserang Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), bantuan dari berbagai daerah berdatangan. Tim Gerakan Kemanusiaan Indonesia (GKI), yaitu sebuah lembaga kemanusiaan untuk membantu korban bencana yang dibentuk Sinode GKI, ikut terjun ke lapangan dengan menggandeng gereja lokal untuk membagikan masker dan memberikan bantuan yang dibutuhkan. Jemaat GKI Coyudan juga ikut memberikan sumbangan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang menderita karena bencana tersebut. Continue reading