DIJADIKAN BERANI DAN DIPERLENGKAPI

Ada rupa rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. (I KORINTUS 12:4-6).

Apakah Bapak Ibu Saudara yakin dan percaya bahwa Anda semua sudah selamat dan pasti masuk Surga yang Mulia? Sebagian dari kita akan menjawab dengan mantab “Ya, saya yakin dengan segenap hati”. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah “Apa yang sudah kita lakukan bagi Tuhan sebagai ucapan syukur atas keselamatan yang sudah lunas dibayar dengan darah-Nya yang mahal itu?” Continue reading

HIDUP YANG DIPIMPIN OLEH ROH ALLAH

Bacaan: ROMA 8:6-11

Hidup yang dipimpin oleh Roh Allah adalah hidup yang berada dalam pembaharuan, tidak dikuasai oleh keinginan dan hawa nafsu pribadi (keinginan daging) melainkan hidup seturut dengan Kehendak Allah. Dalam Roma 8:14 mengatakan “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah”. Setiap orang yang yang telah menyerahkan diri kepada Allah maka menjadi milik Allah dan disebut sebagai anak-anak Allah. Sebagai anak-anak Allah maka kita harus hidup dalam kebenaran Allah serta menjaga kesucian hidup. Setiap orang percaya yang dipimpin oleh Allah maka hidupnya juga bersandar pada Roh Kudus supaya menuntun pikiran, kata-kata, dan perbuatannya (Roma 6:11–14).

Orang percaya tidak akan hidup melakukan keinginan daging, sebab hal itu merupakan perseteruan dengan Allah, dan sebagai bentuk ketidaktaatan seseorang terhadap Allah. Namun, orang percaya harus menghasilkan buah Roh dalam hidupnya yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri (Galatia 5:22–23). Hidup dalam Roh sama dengan mengijinkan Firman Tuhan tinggal dalam hidup kita, sehingga melalui Firman itu maka hidup orang percaya menghasilkan ucapan syukur, puji-pujian, dan sukacita dalam kehidupannya.

“Hidup dalam Roh” berbicara mengenai taat dalam pimpinan Roh sehingga orang percaya “berjalan bersama Roh”, dan mengijinkan Roh Kudus menuntun langkah kita serta mencocokkan pikiran kita. Marilah sebagai anak-anak Allah kita hidup dalam pimpinan dan kehendak Allah. Berjuang untuk menguasai diri kita agar tidak jatuh dalam keinginan daging dan terus peka untuk mendengar suara Allah yang memimpin hidup kita. Amin. (DA)

ROH KUDUS BAGI UMAT DALAM PELAYANAN KRISTUS

Bacaan: Kisah Para Rasul 2: 1-21

Hari raya Pentakosta bagi orang Yahudi biasa dikenal sebagai hari raya Tujuh Minggu, dimana mereka merayakan ucapan syukur atas pencurahan berkat Tuhan di masa panen raya dengan berkumpul bersama di Yerusalem dan membawa persembahan hasil panen. Pentakosta adalah juga perayaan atas turunnya hukum Taurat, sebagai tanda tatanan kehidupan baru di dalam Tuhan setelah pembebasan umat Israel dari bangsa Mesir. Bagi orang Yahudi, Pentakosta memiliki makna pencurahan berkat atas hasil panen, sekaligus berkat spiritual atas diterimanya hukum Tuhan. Continue reading

MENANG ATAS PENCOBAAN

Bahan Bacaan: LUKAS 4 : 1 -13

Pencobaan adalah kata yang berkonotasi negatif, karena bisanya pencobaan dilakukan untuk menjatuhkan seseorang agar meninggalkan Tuhan dan hidup dalam dosa. Pencobaan juga bisa datang dari diri kita sendiri karena keinginan mata, kenikmatan hidup atau keangkuhan kita. Pencobaan seringkali dimulai dengan keindahan, kecantikan, atau kenikmatan tetapi berakhir dengan kepahitan, penyesalan dan kerusakan. Sebagai contoh adalah kisah Adam dan Hawa yang dicobai iblis, sehingga menimbulkan keinginan Hawa untuk menjadi seperti Allah tetapi akhirnya mereka justru jatuh dalam dosa. Continue reading