LIDAH YANG MEMBERI PUJIAN HIDUP BAGI ALLAH

Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid,supaya dengan perkataan aku dapat memberI semangat baru kepada orang yang letih lesu. (Yesaya 50:4)

Tidak mudah hidup sebagai murid Tuhan di tengah dunia. Tidak mudah pula memberlakukan nilai-nilai kristiani ketika orang menolak Firman Tuhan. Dalam situasi seperti ini keberanian dan kesetiaan kita terhadap kehendak Tuhan untuk mengasihi sesama kita diuji. Di manakah kita temukan kekuatan untuk bertahan dan memiliki semangat untuk selalu memberi pujian bagi Allah? Sebagai pelaku kehendak Tuhan, kita tentunya tidak boleh mengandalkan kemampuan kita.  Kita selalu bersandar pada Tuhan. Tuhan mengaruniakan kepada hamba-Nya lidah dan telinga seorang murid, untuk memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu’.   Inilah kekuatan yang Tuhan berikan kepada hamba-Nya. Continue reading