KASIH MENYEMPURNAKAN PANGGILAN KITA


Photo by Benjamin Davies on Unsplash

Yeremia 1 : 4-10; 1 Korintus 13 : 1-13

Bagi kebanyakan orang, merespon panggilan Tuhan biasanya menjadi pergumulan tersendiri. Di satu sisi sebagai orang percaya kita merindukan untuk turut mengambil bagian dalam pekerjaan Tuhan di dunia ini. Di sisi lain, kita menilai diri tidak sempurna dan tidak mampu sehingga menjadi ragu, atau merasa tidak memiliki banyak kesempatan karena disibukkan oleh kebutuhan-kebutuhan kita sendiri. Situasi seperti ini seringkali menjadi hambatan kita mengambil bagian dalam pelayanan.

Continue reading

NYATAKAN KASIHMU PADA YANG LEMAH


Photo by Ali Arif Soydaş on Unsplash

Pada suatu hari Sabat, Yesus berada di Nazaret. Seperti biasa Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas yang tertulis: “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” Kemudian Ia berkata, “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu
kamu mendengarnya.”
(Lukas 4 : 18-21).

Continue reading

LAKUKAN BAGIAN PELAYANANMU!

Photo by Ben White on Unsplash

Bicara tentang bagian pelayanan berarti bicara tentang panggilan juga. Dan bicara tentang panggilan, tidak mudah bagi seseorang untuk tetap setia pada panggilan itu. Ada banyak godaan yang menghampiri, baik dalam diri sendiri maupun dari orang lain.

Continue reading

Surat Gembala GKI Coyudan: KUASA-NYA MENJADIKAN KITA BERANI DAN DIPERLENGKAPI

Image: catholicexchange.com

Oleh: Pdt. Daniel K. Gunawan, S.Si Teol

Dalam merayakan pentakosta ada dua hal yang kita hayati dan rayakan, yaitu turunnya Roh Kudus dan persembahan penuaian. Mungkin kita bertanya apa hubungannya Roh Kudus dengan persembahan penuaian? Lalu orang sering menyebut istilah undhuh-undhuh? Wah apa pula kaitannya? Lantas apakah pentakosta hanya seputar persembahan dan undhuh-undhuh? Nah mari kita pahami satu persatu.

Continue reading