YESUS CAHAYA KEMULIAAN ALLAH

Bacaan: IBRANI 1 : 1-4

Pada waktu kita merayakan Natal, maka kita perlu mengingat alasan adanya Natal. Yesus, adalah alasan adanya Natal. Tanpa Dia, tidak akan ada Natal sejati. Sangat menyedihkan jutaan orang merayakan Natal tanpa pengertian yang benar.

Yesus datang bukan sekedar memberikan kita liburan Natal, kado Natal, waktu bertemu handai taulan. Tetapi Dia datang untuk memberikan hal-hal yang jauh lebih besar dari semua itu. Yesus datang untuk menyatakan pribadi Allah. Di dalam Ibrani 1 : 3 dikatakan bahwa Yesus adalah “cahaya kemuliaan Allah” dan “gambar wujud Allah”. Sepanjang sejarah manusia telah berusaha mencari Allah dengan kekuatan mereka, dan sepanjang sejarah kita telah melihat kegagalan manusia. Kebenarannya ialah: kita tidak bisa menemukan Allah sampai Dia menyatakan diri-Nya kepada kita lewat Yesus Kristus. Kalau kita ingin mengenal Allah, maka kita perlu mengenal Yesus. Allah Bapa memberikan kepada kita Anak-Nya yang tunggal agar kita dapat mengenal Allah Bapa melalui Dia. Continue reading

BERJAGA-JAGALAH

31Bacaan: MARKUS 13:32-37

Silahkan saudara membuka internet dan carilah kata “Kiamat” maka google akan memberikan banyak sekali daftar ramalan kiamat yang sempat menghebohkan Indonesia bahkan dunia. Salah satu diantaranya adalah berita dari sekte Pondok Nabi pimpinan Pdt. Mangapin Sibuea di Bale Endah yang mengatakan bahwa 10 November 2003 adalah awal kiamat. Dia juga mengatakan bahwa selama 3 tahun terhitung tanggal 10 November 2003, nabi Musa dan Elia akan melaksanakan tugasnya untuk menguatkan anak-anak Tuhan yang tertinggal supaya tidak menghujat Tuhan Yesus. Dia menambahkan bahwa 11 Mei 2007 adalah peristiwa dimana manusia sudah tidak ada lagi. Tetapi apa nyatanya? Kini kita menginjak penghujung tahun 2015 dan semua ramalan itu tidak tepat. Continue reading

PEKERJA YANG BERTANGGUNGJAWAB

30Bacaan: I KORINTUS 3:10-17

Setiap hari saya selalu melintasi jalan di area kompleks perumahan tempat saya tinggal dengan ekstra hati-hati. Mengapa? Karena pavin jalan yang rusak dan berlubang. Padahal baru saja diperbaiki. Terpikir dalam benak saya, pasti bahan yang digunakan tidak sesuai standar, atau dibuat dengan tidak serius. Dalam kekesalan saya itu, saya jadi teringat beberapa fasilitas umum lain yang juga cepat sekali rusak. Rasanya kesal sekali dengan orang-orang yang diberi tanggungjawab untuk mengerjakan fasilitas-fasilitas umum ini tidak mengerjakan dengan baik. Continue reading

BERGANTUNG PADA KRISTUS

29Bacaan: YESAYA 54:1-13; WAHYU 21:1-7

Mari kita berpikir sejenak. Akhir-akhir ini kita sering melihat di surat kabar mengenai adanya kebakaran hutan dan gunung meletus serta berbagai bencana alam lainnya. Pernahkah kita merasa takut dan khawatir ketika kita membayangkan akan menghadapi bencana alam? Lalu bagaimana dengan perasaan kita saat menghadapi badai hidup? Sebelum terlarut dalam lautan perasaan yang berkecamuk dalam hati dan pikiran kita, mari kita menenggelamkan diri dan memelajari firman Tuhan pada saat teduh kita hari ini. Continue reading