IMAN YANG BERTUMBUH DALAM PERBEDAAN

Photo by David Beale on unsplash

Banyak orang memandang bahwa pertumbuhan iman itu terjadi jika seseorang memiliki pengetahuan agamanya semakin banyak, tetapi kenyataan yang terjadi bahwa pengetahuan agama tidak berbanding lurus dengan keimanan seseorang kepada Tuhan. Sebaliknya justru kebanyakan orang yang merasa dirinya tahu banyak tentang agama, hidupnya tidak menunjukkan keimanan kepada Tuhan dengan jernih. Continue reading

IMAN YANG MERESPONS PANGGILAN ALLAH

“Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” ROMA 4:3

Tidak mudah bagi seseorang yang sudah begitu lama hidup dalam keluarga yang nyaman dan mapan, tiba-tiba dia diminta untuk meninggalkan lingkungan tersebut, untuk pergi ke tempat yang belum dia ketahui sebelumnya. Apalagi saat dia diminta untuk meninggalkan rumahnya tersebut usianya sudah 75 tahun, lalu apa yang dikejar? Harta sudah mencukupi. Keluarga juga baik-baik saja. Lalu, dia harus pergi begitu saja? Continue reading

BERIMAN TANPA BASA-BASI

Ada beberapa tipe orang Kristen yang bisa kita jumpai, yakni:

  1. Orang Kristen “verbal”: Orang yang hanya dalam perkataan dan pengakuannya saja Kristen, tetapi tidak disertai dengan gaya hidup atau sikap hidup sebagai orang Kristen.
  2. Orang Kristen “ornamental”: Orang Kristen yang hanya menekankan pada ornamen-ornamen Kristen atau simbol-simbol kekristenan saja.
  3. Orang Kristen “ritual”: Orang Kristen yang hanya menekankan pada ritual-ritual saja, tetapi tidak mewujud dalam perbuatan hidup sehari-hari.

Continue reading

DIBENARKAN KARENA IMAN DALAM ALLAH TRINITAS

“Jika aku melihat langit-MU, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah manusia sehingga Engkau mengindahkannya?” (Mazmur 8 : 3, 4)

Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan orang yang telah melakukan kejahatan besar sehingga dia dijatuhi hukuman berat, disiksa hingga mati, namun pada detik-detik terakhir ajalnya, dia justru mendapat jaminan masuk sorga. Tentu dia akan merasakan sukacita yang besar. Penderitaan yang dialaminya saat menjalani hukuman, tidak akan terasa apa-apa dibandingkan dengan kedamaian karena keselamatan kekal yang akan diterimanya. Continue reading