KEMURAHAN HATI MENGALAHKAN EGO DIRI

Bacaan: Matius 15:10-28

“Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.” (Matius 15:19)

Seorang rekan saya pernah membuat ilustrasi yang menarik dalam sebuah acara di komisi pemuda. Ia menyiapkan dua baskom berisi air dengan ukuran yang satu lebih besar daripada yang lain. Kemudian ia mengambil garam dengan takaran yang sama persis dan memasukkannya ke baskom. Garam kemudian diaduk sampai larut. Saat itu, ia meminta seorang teman untuk mencicipi air garam di kedua baskom itu. Teman ini pun berkomentar bahwa di baskom yang kecil, air terasa asin, namun tawar di baskom yang kedua. Hal ini terjadi karena volume air di baskom besar lebih banyak sehingga garam yang terlarut di dalamnya hampir tak terasa. Continue reading

HIDUP DALAM PEMULIHAN

“Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah ” (Kolose 3:2-3)

Kadang kita tidak habis pikir dengan jalan hidup orang yang bertubuh pendek ini. Dia kaya raya dan memiliki jabatan tinggi di kota Yerikho. Sebagai seorang kepala pemungut cukai, dia bisa digolongkan koruptor karena memanfaatkan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri dengan menarik pajak yang besar kepada orang-orang di Kota Yeriko. Dia dibenci dan disingkiri orang-orang Yahudi. Dia dianggap sebagai orang berdosa yang tidak layak untuk hidup bersama-sama dengan mereka. Continue reading

TELINGA MENDENGAR, MATA MELIHAT, TETAPI HATI MENEBAL

16Bacaan: KISAH PARA RASUL 28:23-31

Pernahkah anda mendengarkan khotbah dan merasa tersindir dengan isinya? Pernahkah ada membaca renungan harian dan merasa ditelanjangi keburukan-keburukan anda? Atau pernahkah anda mendengar kesaksian seseorang yang berdosa dan kesalahannya sangat mirip dengan anda? Jika iya, kira-kira apa yang akan anda lakukan setelahnya? Apakah anda tidak lagi mau mendengarkan khotbah pendeta tersebut? Apakah anda akan meletakkan renungan harian itu dan membuangnya kemudian? Apakah anda akan menganggap bahwa orang yang sedang bersaksi tadi pastilah secara sengaja sedang menyindir dan mempermalukan saudara? Continue reading