PEMBAHARUAN HIDUP

Bacaan: MAZMUR 25 : 1-10

Setiap kalimat dalam Mazmur selalu lahir dari pergumulan yang panjang dari seorang manusia. Bahkan, seorang teolog pernah berkata dalam buku PENGHIBURAN YANG MENYENANGKAN JIWA karya Bill Crowder kurang lebih demikian, “Karena 65 kitab dalam Alkitab mengungkapkan isi hati Tuhan kepada umat-Nya, maka Mazmur adalah bagian kitab yang mengungkapkan isi hati manusia kepada Tuhan.” Di dalam Mazmur, kita menemukan orang-orang yang menjerit, memohon, marah, ragu, bersyukur, berteriak, bergembira, dan segala macam emosi yang meluap-luap dinyatakan kepada Allah. Mazmur sangat identik dengan kejujuran. Ya, kejujuran hati manusia, tanpa ditutup-tutupi. Continue reading

BERINTEGRITAS DALAM PENCOBAAN

Secara singkat hidup yang berintegritas adalah kehidupan yang utuh; sejalan dari apa yang diimani, apa yang dipikirkan, dikatakan dan dilakukan. Namun hidup berintegritas bukanlah hal yang mudah, terutama jika kita diperhadapkan pada godaan atau tantangan atau bahkan ancaman.

Contohnya kehidupan Adam dan Hawa. Mereka yang hidupnya dekat dengan Tuhan, telah melihat sendiri betapa Tuhan penuh kuasa dan kasih, tetapi ketika diperhadapkan pada godaan untuk menjadi sama seperti Tuhan, mereka jatuh dalam dosa. Dimulai dari dosa karena tidak taat, lalu berbohong dan saling menyalahkan (tidak mau mengakui dosa dan kesalahan di hadapan Tuhan). Continue reading

PENGAMPUNAN MEMBERI KESEMPATAN BARU

Bacaan: YOHANES 8:1-11

Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak. Ya, peribahasa ini sering kita dengar, menggambarkan betapa mudahnya kita melihat kesalahan orang lain, sebaliknya betapa sulitnya kita melihat kesalahan diri sendiri. Kita harus menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Tiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja, baik yang akhirnya menyakiti orang lain ataupun yang tidak. Continue reading

DIUTUS KEPADA YANG HINA DAN BERDOSA

Bacaan: Lukas 15:1-10

“Tuhan memandang ke bawah dari sorga kepada anak-anak manusia …. semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak. ” (Mazmur 14:2,3)

Miris..! Itulah yang bisa dikatakan saat menyaksikan kejahatan di sekitar kita. Di tengah kesesakan beratnya beban hidup akibat tekanan ekonomi, masih saja terjadi praktik korupsi. Triliunan rupiah uang rakyat untuk membangun dan memajukan ekonomi negeri ini menjadi bancakan para oknum. Sementara narkoba yang omzetnya miliaran rupiah, yang merusak anak-anak negeri ini, juga marak beredar. Belum lagi mudahnya anak-anak mengakses situs pornografi melalui internet yang memicu tindakan kekerasan. Continue reading