Berbuah, di Dalam Anugerah

Photo by Nik Shuliahin on Unsplash

Lukas 13 : 1–9

Pada saat saya berkesempatan mengikuti salah satu KKR, pemimpin pujian mengatakan kepada jemaat yang beribadah di sana bahwa bencana gempa bumi dan tsunami yang menimpa saudara-saudara kita di Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Selatan karena Tuhan sedang menghukum mereka. Sungguh disayangkan pernyataan itu. Apalagi jemaat yang hadir baru saja mengenal Tuhan. Perkataan itu jelas penghakiman bagi korban bencana alam dan memberi kesan seolah-olah Allah adalah Tuhan yang pemarah dan seenaknya menghukum pendosa dengan bencana alam.

Continue reading

Teguh Meski Dicobai

Photo by Augustin GZN on Unsplash

Lukas 4 : 1–13

Alkisah ada tokoh yang sakti mandraguna namun jahat. Dia tak terkalahkan dan semakin berkuasa dalam kejahatannya. Hingga akhirnya, sang lakon mendapat penglihatan tentang celah untuk mengalahkan musuhnya itu dengan menyerang titik kelemahannya di bagian tumit kaki sebelah kiri. Dan benar, sang lakon hanya fokus untuk menyerang tumit kaki sebelah kiri, sehingga pada akhir cerita sang lakon dapat mengalahkan tokoh sakti yang jahat itu.

Continue reading

PEMBAHARUAN HIDUP

Bacaan: MAZMUR 25 : 1-10

Setiap kalimat dalam Mazmur selalu lahir dari pergumulan yang panjang dari seorang manusia. Bahkan, seorang teolog pernah berkata dalam buku PENGHIBURAN YANG MENYENANGKAN JIWA karya Bill Crowder kurang lebih demikian, “Karena 65 kitab dalam Alkitab mengungkapkan isi hati Tuhan kepada umat-Nya, maka Mazmur adalah bagian kitab yang mengungkapkan isi hati manusia kepada Tuhan.” Di dalam Mazmur, kita menemukan orang-orang yang menjerit, memohon, marah, ragu, bersyukur, berteriak, bergembira, dan segala macam emosi yang meluap-luap dinyatakan kepada Allah. Mazmur sangat identik dengan kejujuran. Ya, kejujuran hati manusia, tanpa ditutup-tutupi. Continue reading

BERINTEGRITAS DALAM PENCOBAAN

Secara singkat hidup yang berintegritas adalah kehidupan yang utuh; sejalan dari apa yang diimani, apa yang dipikirkan, dikatakan dan dilakukan. Namun hidup berintegritas bukanlah hal yang mudah, terutama jika kita diperhadapkan pada godaan atau tantangan atau bahkan ancaman.

Contohnya kehidupan Adam dan Hawa. Mereka yang hidupnya dekat dengan Tuhan, telah melihat sendiri betapa Tuhan penuh kuasa dan kasih, tetapi ketika diperhadapkan pada godaan untuk menjadi sama seperti Tuhan, mereka jatuh dalam dosa. Dimulai dari dosa karena tidak taat, lalu berbohong dan saling menyalahkan (tidak mau mengakui dosa dan kesalahan di hadapan Tuhan). Continue reading