BERJAGA DALAM PENGHARAPAN

Bacaan: MARKUS 13: 24 – 37

Bagi para penggemar sepakbola pasti masih mengingat kejadian di Piala Eropa tahun 2004. Ya! Pada gelaran kejuaraan sepakbola paling bergengsi tersebut yang menjadi juara adalah Yunani, sebuah negara yang sama sekali belum pernah terdengar prestasinya di kancah persepakbolaan. Yunani berhasil menerapkan strategi super defensif (pertahanan super) yang membuat lawan sekelas Italia, Spanyol, Portugal, dan Perancis tidak berkutik untuk mencetak gol, sambil sekali waktu melancarkan serangan balasan yang terbukti efektif. Pada akhirnya Yunani berhasil menjadi juara bak cerita dongeng. Apa yang menjadi kunci keberhasilan Yunani? Ya, kedisiplinan dalam menerapkan strategi bertahan tadilah yang membuat mereka berhasil. Setiap individu dalam tim ditugaskan untuk selalu berjaga-jaga, memastikan lawan dan bola tidak melewati mereka, sehingga tidak kecolongan kemasukan gol. Continue reading

PENYERTAAN DALAM TERANG TUHAN

Bacaan: Matius 1: 18-25

Peristiwa penyelamatan oleh Allah dimulai melalui kelahiran bayi Yesus Kristus. Peristiwa ini tentunya tidak lepas dari pergumulan Maria dan Yusuf untuk menaati Allah. Betapa sulitnya situasi mereka pada saat itu. Maria yang awalnya takut, namun percaya dan memilih taat. Yusuf pun diperhadapkan dengan pilihan yang sulit sesudah mengetahui bahwa Maria hamil. Mungkin bagi Yusuf hanya ada dua pilihan yaitu menceraikan Maria secara diam-diam atau membiarkan Maria dilempari batu akibat tuduhan perzinahan. Tetapi Allah memberinya pilihan ketiga yaitu menikahi dia (Mat 1: 20-23). Setelah diberitahu Malaikat bahwa anak yang dikandung Maria adalah dari Roh Kudus, Yusuf dengan memilih menaati Allah dan melanjutkan rencana pernikahan dengan Maria. Continue reading

MEMULIHKAN HATI YANG TAKUT, GELISAH, DAN BIMBANG

Bacaan: Yakobus 5 : 7-10

Baru saja lepas dari ketegangan aksi perihal kasus dugaan penistaan agama oleh salah satu tokoh politik terdengar berita tentang pembubaran paksa KKR oleh ormas di Bandung. Tak lama berselang, bencana gempa bumi melanda saudara kita di Pidie Jaya – Aceh yang memakan korban hampir 800 orang, lebih dari 3000 orang mengungsi, dan sampai dengan saat ini masih dilakukan pencarian korban yang tertimbun. Lebih menyedihkan lagi, ketika banyak orang Kristen cepat berkomentar bahwa bencana terjadi sebagai pembalasan Tuhan karena KKR dibubarkan. Oh tidak… apakah sekarang kita mau jadi hakim-hakim kecil? Lalu bagaimana dengan bencana angin puting beliung di Salatiga. Apa komentar kita? Continue reading

MEMULIHKAN RELASI ANTAR SESAMA MANUSIA

Bacaan: YESAYA 11:1-10

Tak ada topik yang “lebih menarik” selain topik perselisihan. Lihat saja, berita-berita tentang perceraian, pertengkaran, kebencian, selalu menuai komentar yang beragam. Media sosial di internet pun dipenuhi dengan berita-berita demikian. Beberapa teman saya bahkan melakukan cara-cara tertentu untuk memblokir konten-konten tersebut karena ia lelah jika harus mengikuti semuanya. Topik ini bukanlah sesuatu yang baru dan masih hangat-hangatnya karena sejak dunia jatuh dalam dosa, perselisihan menjadi bumbu utama dari sejarah perjalanan dunia. Namun Allah tidak tinggal diam dan Ia melakukan sesuatu yang dipersaksikan dalam bacaan kita hari ini. Continue reading