KASIH KRISTUS: MENGUBAH YANG BIMBANG MENJADI TEGUH

Bimbang adalah sebuah perasaan yang ragu-ragu, tidak percaya, tidak tetap hati dan kuatir. Perasaan ini biasa dialami orang yang dalam ketakutan dan menghadapi keputusan yang besar.

Dalam bacaan Injil disampaikan bahwa kebimbangan itu muncul dalam hati semua murid Yesus. Bahkan ketika mereka tiba-tiba melihat Yesus yang telah bangkit hadir di tengah-tengah mereka, para murid sejenak terdiam hingga Yesus menunjukkan tangan dan lambung-Nya, barulah para murid bersukacita dan yakin bahwa itulah Yesus, Guru dan Tuhan mereka. Namun demikian Tomas tetap meragukan kebangkitan Yesus, sekalipun murid-murid yang lain telah menyampaikan kabar baik itu dengan sangat yakin. Bagi Tomas, keraguannya akan sirna bila ia sudah melihat dan membuktikan sendiri kebangkitan Yesus.  Continue reading

KASIH YANG KONSISTEN

Firman Tuhan dalam Alkitab mempersaksikan begitu besarnya kasih setia TUHAN terhadap umat pilihan-Nya. Berulang kali bangsa Israel bersungut –sungut, menyembah patung berhala, bahkan meninggalkan TUHAN dan mengikuti baal baal. Namun TUHAN tidak pernah mengingkari janji-Nya. Tidak hanya berhenti sampai disitu saja. TUHAN tetap memegang pada perjanjian-Nya untuk menyelamatkan umatNya. Janji TUHAN sungguh terbukti. Keselamatan nyata di dalam Kristus yang walaupun dalam rupa Allah tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya sendiri dan taat sampai mati bahkan sampai mati di kayu salib (Filipi 2:6-8). Karena Tuhan Yesus sungguh mengasihi manusia dan tidak ingin ada yang binasa, Ia mau taat pada kehendak Bapa yaitu menggantikan hukuman dosa yang seharusnya kita tanggung. Continue reading

JALAN BARU DALAM PERTOBATAN

Maka kata yesus: “Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.(Yohanes 12:7)
Kata tobat atau pertobatan dalam bahasa Ibrani: syuv berarti berputar, berbalik kembali. Sedangkan dalam bahasa Yunani: metanoia dan epistrefo artinya perubahan hati, yang nyata dalam pikiran, sikap, pandangan dengan arah yang sama sekali berubah, putar balik dari dosa kepada Allah untuk pengabdikan diri penuh kepada Allah. Inilah yang di maksud dengan perilaku seseorang sebagai dampak dari karya Roh Kudus yang melahiran orang itu. Pertobatan adalah syarat mutlak untuk memperoleh keselamatan. Inilah yang Yesus serukan dalam pelayanan-Nya di muka umum, dan pada saat sebelum Ia naik ke Sorga. Dengan demikian, jelaslah bahwa jika seseorang berbalik kepada Allah, tindakan dan perbuatannya mengungkapkan terjadinya perubahan hati yang begitu penting dan menentukan bagi seseorang dalam merespon karya Ilahi yang lebih dulu bekerja dalam diri manusia menuju pertobatan itu.

Continue reading

SALING MENGAMPUNI DALAM KERAHIMAN ALLAH

Kata rahim memang merujuk pada kaum perempuan, lagi rahim ibu. Dari rahim ini sebenarnya muncul hubungan cinta yang searah. Sifat rahim seorang ibu, yang “melindungi, menghidupi, menghangatkan, memberi pertumbuhan, menjaga, menerima tanpa syarat, membawa kemana-mana”. Ibu mencintai anaknya yang lahir dari rahimnya bukan karena anaknya berbuat baik, tetapi karena itu merupakan suatu dorongan hati yang tak terelakkan. Continue reading