MEMBANGUN KOMUNITAS DALAM TRINITAS

Image from thoughtco.com

“Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah…. Oleh Roh itu kita berseru: “Ya Abba, ya Bapa!” (ROMA 8 : 14, 15c)

Karya penyelamatan Allah bagi manusia benar-benar total. Allah begitu mengasihi manusia yang diciptakan serupa dan segambar dengan Allah. Manusia yang dibentuk dari debu tanah menjadi hidup karena hembusan nafas (Roh) Allah (Kej 2 : 7). Kasih Allah juga ditunjukkan dengan dibuatnya taman Eden yang indah agar manusia mengusahakan dan memelihara taman itu. Continue reading

PENTAKOSTA: ALLAH YANG TIDAK TINGGAL DIAM

Image: generasiterang.com

Bacaan: Roma 8: 21-27

Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. (Roma 8:26)

Minggu pagi, 13 Mei 2018 tak seperti biasanya. Meskipun berjarak 284 km dari kota Solo, kita semua merasakan kengerian yang dialami masyarakat di Surabaya. Bom meledak di tiga gereja di waktu yang hampir bersamaan. Suasana ibadah yang syahdu sekejap berubah dan dipenuhi jeritan ketakutan. Suasana mencekam dan juga membuat sebagian orang ragu melangkah keluar rumah menuju gereja. Sekali lagi kita harus mendengar berita yang membuat air mata mengalir. Korban bergelimpangan, Surabaya mencekam, gereja-gereja di berbagai kota langsung didatangi oleh pihak keamanan untuk menjaga umat Kristen yang masih atau sedang beribadah. Dalam peristiwa itu, saya hanya bisa tertunduk, memohon belas kasihan, meminta Tuhan berbuat sesuatu, meskipun pikiran dibayangi pertanyaan, “Mengapa harus terjadi lagi, Tuhan?” Saya tidak bisa membayangkan betapa menderitanya mereka yang menjadi korban dan yang ditinggalkan. Continue reading

MENJADI KEPUNYAAN ALLAH DI DUNIA

Photo by Dean Hergert on unsplash.com

Bacaan: Yohanes 17 : 6 – 19

Kondisi hidup manusia setelah jatuh ke dalam dosa adalah tidak memiliki pengharapan dalam hidup dan terkungkung atau dikuasai dunia ini. Manusia tidak memiliki jaminan hidup yang pasti, bahkan hidup semakin buruk karena pengaruh dunia yang jauh dari kehendak Tuhan. Namun, kondisi ini berubah ketika Allah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita, dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya (1 Yoh 5 : 11). Jaminan keselamatan dimiliki oleh setiap orang yang mau merespons dengan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai pribadi yang diutus oleh Allah untuk menyelamatkan manusia. Continue reading

SATU KASIH SATU HARI

Photo by Dakota Corbin on Unsplash

Suatu hari anak saya yang berusia 2,5 tahun berkata kepada Asisten Rumah Tangga kami:

“Mbak, mamah tu sayang lho sama nyo-nyo ”

“O, iya to nyo?”

“Iyaa. Karena mamah beliin nyo2 popok, beliin roti, beliin susu ”

“Hahahaa, gitu ya nyo? ”

“Iya mbak, mamah baek lho mbak sama nyo-nyo, mamah sayang sama nyo-nyo ”.

Anak kecil memahami bahwa orangtuanya menyayangi melalui apa yang dia terima, apa yang dia rasakan, apa yang dia lihat. Kita orang dewasa pun pasti juga demikian. Kita bisa mengatakan seseorang menyayangi kita melalui apa yang kita terima, melalui apa yang kita rasakan, dan melalui apa yang kita lihat. Kasih itu memang sebuah kata sifat, namun tidak akan berarti apa-apa kalau tidak diubah menjadi sebuah kata kerja. Continue reading