INDONESIA, DARURAT KEJAHATAN SEKSUAL! Masihkah Perlu Ada Korban Lagi?

RENUNGAN KHUSUS PEMBUKAAN BULAN ANAK 2016

Yuyun, Angeline dan korban lain kejahatan seksual yang tak lagi bisa disebutkan namanya satu persatu adalah para korban yang membuat kesadaran kita terbangun dalam mimpi yang panjang tentang perlindungan anak dan perempuan, khususnya di Indonesia. Kasus-kasus kejahatan seksual dalam hal ini pelecehan adalah satu dari sekian banyak bentuk kekerasan terhadap anak-anak dan perempuan yang merupakan fenomena gunung es. Saat ini kita hanya melihat beberapa kasus besar yang ternyata baru bagian puncak gunung es, tetapi sebenanrnya masih banyak korban pelecehan seksual lainnya yang kasusnya masih tertimbun dibawah. Pelecehan seksual akan selalu diawali dari kesempatan dari pelaku yang melihat lemahnya pengawasan dan penjagaan pada anak-anak. Data menyebutkan 5% pelaku pelecehan seksual anak adalah orang-orang terdekat. Mereka orang yang dipercaya dan disegani oleh anak, mereka pula yang melecehkan, ironis bukan? Inilah salah satu alasan mengapa pelecehan seksual sangat mudah terjadi. Oleh karena itu diperlukan sebuah kedekatan batin yang erat dengan anak-anak,karena dengan ini kita sebagai orangtua bisa dengan mudah akan mengetahui perubahan anak dan dapat segera mencegah pelecehan tersebut berulang. Berikut daftar macam perubahan yang dialami oleh anak korban pelecehan seksual, diantaranya adalah: Continue reading

ROH KUDUS BAGI UMAT DALAM PELAYANAN KRISTUS

Bacaan: Kisah Para Rasul 2: 1-21

Hari raya Pentakosta bagi orang Yahudi biasa dikenal sebagai hari raya Tujuh Minggu, dimana mereka merayakan ucapan syukur atas pencurahan berkat Tuhan di masa panen raya dengan berkumpul bersama di Yerusalem dan membawa persembahan hasil panen. Pentakosta adalah juga perayaan atas turunnya hukum Taurat, sebagai tanda tatanan kehidupan baru di dalam Tuhan setelah pembebasan umat Israel dari bangsa Mesir. Bagi orang Yahudi, Pentakosta memiliki makna pencurahan berkat atas hasil panen, sekaligus berkat spiritual atas diterimanya hukum Tuhan. Continue reading

BERANI BERSAKSI UNTUK SALING MEMULIHKAN

Kisah Para Rasul 16:16-34

Pemulihan atas segala sesuatu menjadi visi Allah semenjak manusia jatuh dalam dosa. Banyak orang percaya telah menjadi utusan-utusan Allah yang luar biasa untuk memberitakan visi Kerajaan Sorga yang memulihkan segala sesuatu. Mengapa berita pemulihan itu perlu terus disebarkan? Dunia semakin hancur di segala ranah kehidupan, alam, moral, relasi antar sesama, dan masih banyak lagi. Kengerian ini seharusnya membuat kita rindu untuk membawa perubahan dan pemulihan. Continue reading

KASIH KRISTUS: KEKUATAN BARU UNTUK VISI YANG BARU

Bacaan: Kisah Rasul 16:9-15

Kita sering mendengar istilah visi-misi. Baik itu di lingkup pekerjaan, organisasi, bahkan dalam pelayanan gerejawi. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan visi? Visi adalah sesuatu yang kita lihat dan inginkan untuk terjadi di masa depan. Visi adalah impian (dream) kita, cita-cita yang hendak kita capai. Dalam konteks sekuler, visi menggambarkan apa yang hendak dicapai oleh organisasi tersebut di masa mendatang, 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, 20 tahun lagi, dan seterusnya. Biasanya visi dibuat oleh pemimpin/ nakhoda perusahaan yang mengarahkan dan menggerakkan seluruh elemen organiasinya menuju visi tersebut. Misi adalah cara atau langkah-langkah yang diambil dalam rangka mencapai visi tersebut. Continue reading