Dalam sebuah gerak jalan yang terdiri dari sekelompok orang, tentu dibutuhkan waktu dan cara untuk melatih barisan itu agar dapat melangkah secara bersama sehingga tercipta derap yang sama. Tiap-tiap orang dalam barisan itu haruslah belajar untuk berjalan dengan cara yang benar dan bahkan dengan tempo yang serupa; baik ketika berjalan di tempat, berjalan melangkah maupun membelok dan berhenti. Agar sekelompok orang itu dapat menyamakan derap kaki dalam gerak jalan itu, maka dipilihlah seorang yang ditunjuk menjadi pimpinan kelompok yang akan bertugas untuk memberikan aba-aba atau instruksi kepada seluruh anggota kelompok.

Demikian juga halnya dengan kehidupan gereja yang menjalankan misi Tuhan di tengah dunia. Diperlukan derap langkah yang satu, yaitu derap langkah di mana Kristus yang menjadi pemimpin gereja. Karena itu diperlukan pertama-tama adalah kesatuan hati dan tujuan dalam menjalankan misi Tuhan. Untuk mencapai kesatuan hati itulah diperlukan kerendahan hati dari tiap-tiap anggotanya untuk menjaga integritas hidup sebagai umat Tuhan.

Apabila seorang anggota melakukan kesalahan selayaknyalah anggotanya menasehati dengan bijaksana dan bukan marah apalagi mengucilkan rekannya. Dengan adanya kekuatan untuk saling mendukung akan menciptakan kesatuan hati dalam kasih Kristus yang memampukan gereja untuk berderap dalam satu kesatuan langkah.

Marilah tiap-tiap anggota GKI Coyudan menyatukan hati dalam kasih, pengampunan dan pertobatan. Berderaplah satu dengan hidup saling mendukung dan saling menasehati, sehingga kesatuan hati dalam barisan Kristus dapat tercipta, demi menjalankan misi Tuhan di tengah dunia ini. Selamat berlatih, menyatukan derap langkah bersama, mengibarkan panji-panji Kristus (memuliakan Tuhan) melalui hidup kita. Amin. (DY)