Siapakah yang pertama kali mengabarkan tentang kebangkitan Yesus Kristus? Apakah para murid-murid Yesus? Bukan. Alkitab menyatakan bahwa yang menjadi pembawa berita tentang kebangkitan Yesus adalah malaikat Tuhan sendiri, yang “wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.” (Matius 28:3).

Mengapa demikian? Karena kematian Yesus di Golgota telah menggoncang iman para murid-Nya sehingga mereka pun melepaskan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembawa kabar baik (Injil); ada yang kembali ke profesi semula sebagai nelayan dan ada pula yang menyembunyikan diri. Itulah sebabnya Tuhan mengutus malaikat-Nya memberitakan kabar sukacita ini. Dan kalau malaikat yang menyampaikan sudah tentu beritanya adalah benar. Jadi tidak ada alasan untuk ragu, apalagi tidak percaya.

Kubur yang kosong adalah bukti nyata bahwa Yesus telah bangkit. Kebangkitan Yesus dari kematian bukanlah rekayasa, melainkan sebuah kebenaran. Ini adalah pengenapan dari apa yang dikatakan Yesus kepada murid-murid-Nya, “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia dan mereka akan membunuh Dia dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan” (Matius 17:22-23). Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada janji firman-Nya yang tidak Dia tepati. Kebangkitan-Nya membuktikan bahwa Yesus bukan hanya sebagai Juruselamat, tetapi juga sebagai Tuhan yang hidup dan berkuasa! Maut dan kematian tidak berkuasa lagi atas Dia.  Ini adalah berita sukacita besar bagi orang percaya! Sebab apabila Yesus tidak bangkit dari kubur, maka sia-sialah iman kepercayaan kita dan sia-sialah pemberitaan Injil di muka bumi ini. Rasul Paulus menegaskan, “… jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.” (I Korintus 15:17-18). Dan inilah pesan Tuhan kepada kita, “Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku”  (Matius 28:10). (NK)

Kebangkitan Yesus memberi pengharapan yang pasti dan kabar sukacita ini harus kita beritakan kepada orang-orang di sekitar kita;  sudahkah kita melakukannya?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.