Memberitakan Injil Kerajaan Allah merupakan sebuah panggilan yang Tuhan berikan kepada semua orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Memberitakan berarti menyampaikan sebuah berita. Persoalannya berita seperti apa yang sudah kita sampaikan kepada orang-orang di sekeliling kita?!

Akhir-akhir ini, banyak sekali berita hoax (berita palsu) disampaikan terutama di internet melalui media sosial. Berita-berita itu biasanya berisi asumsi negatif, menumbuhkan kebencian, menimbulkan kecurigaan sehingga memecah belah, bahkan sampai menggertakan orang untuk melakukan kekerasan, tindak kejahatan dan penghancuran. Itu semua dilakukan demi kekuasaan oleh sebagian orang, dan sebagian yang lain hanya karena iseng.

Bagaimana dengan berita Injil Kerajaan Allah? Sebagai umat pilihan Allah, kita diajak untuk memaknai kembali panggilan kita sebagai pemberita-pemberita Kabar Baik (Injil). Dengan cara apa kita memberitakannya? “Bukan dengan hikmat perkataan,” Kata rasul Paulus, tetapi dengan hidup “seia sekata”, dengan menjauhi perpecahan dan dengan hidup dalam pertobatan.

Umat diajak untuk peka terhadap panggilan Tuhan untuk membawa berita Injil kepada semua orang. Memang menerima panggilan Tuhan tidak selalu berarti meninggalkan pekerjaan dan keluarga, tetapi sebagai umat kita dapat memberikan seluruh hidup kita untuk memberitakan Injil. Dengan hidup dalam keluarga, pekerjaan dan kehidupan bermasyarakat sesuai dengan nilai-nilai ajaran Tuhan Yesus merupakan salah satu cara kita mengabarkan Injil. Sehingga pada waktunya, orang-orang mengenal siapa Yesus yang telah mengubah hidup kita berbeda dengan pikiran dunia.

Beritakanlah dan jangan takut ataupun gentar, sebab Tuhan menyertai kita sampai akhir zaman. Amin! (LAS)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.