Bacaan: Galatia 6:1-2

Semangat hidup bergotong royong adalah sebuah semangat yang hingga kini sebenarnya tak pernah pudar dalam kehidupan bangsa Indonesia. Ketika terjadi sebuah penggalangan dana untuk korban banjir di media sosial, dalam waktu yang singkat sejumlah uang dapat langsung terkumpul. Semangat inilah yang mampu memantik harapan bahwa masih ada kebaikan yang ada di sekitar kita. Masih ada kepedulian dan kasih sayang serta semangat saling membantu, saling menolong. Ah, lega rasanya!

Gerakan untuk saling menolong, adalah sebuah gerakan untuk mau berjalan bersama menanggung beban. Setiap orang, akan selalu membutuhkan pertolongan dan juga mampu menolong orang lain. Karena sebenarnya tak diperlukan sebuah syarat yang terlalu rumit dan sulit untuk mampu menolong sesama kita manusia. Paulus menjabarkannya dengan sederhana namun bermakna dalam surat Galatia 6:1 “Saudara Saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar…” Kata “memimpin” tepat diterjemahkan dengan kata membimbing.

Membimbing adalah sebuah tindakan yang dilakukan dengan posisi dan sikap yang sejajar dan bukan sebagai orang yang lebih benar, lebih suci, seolah tidak pernah melakukan kesalahan. Membimbing adalah berjalan bersama, berjalan disamping untuk bersama-sama belajar dan mengarahkan diri pada jalan yang benar. Sehingga sikap menghakimi, menghukum, menyudutkan, mencemooh dan lain-lain tidak terjadi. Berjalan bersama adalah upaya yang dilakukan dengan kesadaran bahwa suatu saat seorang penolong dapat juga melakukan kesalahan yang sama. kesalahan adalah pembelajaran dan bukan penghukuman apalagi pengucilan. Maka jika sudut pandang ini dipakai sebagai penghayatan hidup berkomunitas, maka relasi yang tercipta adalah relasi yang penuh anugerah dan cinta seperti cinta Tuhan kepada kita.  

Setiap orang bisa berbuat salah, dan setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk dibimbing menuju jalan yang benar. Tak ada kesalahan yang sangat besar yang tak bisa diampuni. Lihat dan alami pengampunan yang sebenarnya dari Allah yang tak pernah menyerah dan lelah mengampuni serta membimbing kita pada jalan-Nya. Tuhan terus sedia berjalan bersama kita. Dengan kerelaan hati-Nya Ia mau menolong kita yang lemah. Selamat hidup bertolong-tolongan! (KHS)

Leave a Reply