Kisah Para Rasul 16:16-34

Pemulihan atas segala sesuatu menjadi visi Allah semenjak manusia jatuh dalam dosa. Banyak orang percaya telah menjadi utusan-utusan Allah yang luar biasa untuk memberitakan visi Kerajaan Sorga yang memulihkan segala sesuatu. Mengapa berita pemulihan itu perlu terus disebarkan? Dunia semakin hancur di segala ranah kehidupan, alam, moral, relasi antar sesama, dan masih banyak lagi. Kengerian ini seharusnya membuat kita rindu untuk membawa perubahan dan pemulihan.

Mari kita belajar dari kisah pelayanan rasul Paulus dan tim nya. Dikisahkan dalam bacaan kita, tim ini sedang berada di Filipi. Jika kita mundur ke belakang, maka pelayanan ini bermula dari mimpi Paulus tentang adanya seseorang yang memanggil mereka datang ke daratan Makedonia untuk melayani mereka. Setelah sampai dan berkunjung ke Filipi serta mengajar, beberapa perempuan merespons berita pemulihan dari Allah dan menjadi murid Paulus, salah satunya adalah pebisnis kain ungu bernama Lidia.

Apakah pelayanan yang dilakukan tim ini berjalan lancar? Tidak. Sekelompok pebisnis lain yang bekerjasama dengan seorang pemuja roh tenung tidak suka dengan kehadiran tim Paulus. Besar kemungkinan adalah karena bisnis mereka terganggu, penghasilan yang diterima dengan cara kotor telah berkurang. Singkat cerita, Paulus mengusir roh tenung itu dan penghasilan mereka berkurang drastis. Mereka tak terima dan memperkarakan Paulus sehingga akhirnya dipenjara. Seandainya Paulus memutuskan untuk mundur dalam tugas ini, mungkin saja kepala penjara dan beberapa orang di Filipi tidak pernah mendengar Injil.

Mengapa penderitaan itu terjadi? Ketiga Injil (Matius 10:22, Markus 13:13, Lukas 21:17) mencatat perkataan Tuhan Yesus tentang penderitaan yang akan dihadapi para pengikut-Nya, termasuk kepada kita. Ada harga yang harus dibayar, yaitu penderitaan. Ini tidak berarti pemberitaan Injil selalu dikaitkan dengan penderitaan atau penyiksaan. Namun, resiko itu selalu ada. Apakah kita sendirian? Tidak. Seluruh orang percaya di sepanjang zaman menanggung hal yang sama, dan Tuhan Yesus selalu berada di pihak kita. Orang-orang yang bertahan sampai akhirnya memperoleh penghargaan luar biasa dari Allah. Menurut tradisi, kepala penjara (yang tidak kita ketahui namanya) menjadi salah satu orang yang merintis jemaat di kota Filipi. Inilah hasil luar biasa yang didapat dari seorang yang mau diutus untuk menjadi pemberita-pemberita Injil.

Siapa yang memberitakan berita pemulihan dan pertobatan ini? Apakah ini hanyalah tugas pendeta, penginjil, atau pun mereka yang menempuh pendidikan teologi saja? Tidak. Di sepanjang sejarah Alkitab dan dunia, Allah memakai setiap orang percaya menjadi utusan-utusan-Nya. Nelayan, dokter, pemusik, pedagang, pemilik rumah makan, ilmuwan, peneliti, ahli hukum, ibu rumah tangga, siswa, mahasiswa, pekerja seni. Apa pun peran dan pekerjaan kita, Allah ingin memakai kita. Ia ingin mengajak kita terlibat dalam sebuah proyek besar dan mulia ini. Apakah kita mampu? Tidak, sesungguhnya kita tidak mampu. Yang membuat kita bisa melakukan semua itu hanyalah kekuatan dan anugerah dari Allah. Tak perlu takut, selama kekuatan dan penyertaan Allah ada pada kita, siapa yang akan menang melawan kita? Selamat bersaksi memberitakan pemulihan dari Allah! (BWA)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.