9Bacaan: II PETRUS 1:2-15

Olahraga penting untuk kesehatan tubuh manusia. Olahraga yang teratur tentu tidak cukup untuk menghasilkan sebuah pola hidup yang sehat, karena harus selalu dibarengi dan ditunjang dengan pola makan yang sehat pula. Tentu bukan hanya kedua hal tersebut tetapi juga sebuah pola istirahat yang cukup dan teratur menambah daftar panjang untuk mendapatkan badan sehat yang bisa membuat kita mampu melawan penyakit-penyakit.

Begitu pula kehidupan iman kita. Iman perlu dipelihara secara tekun dan konsisten, guna memperoleh sebuah kehidupan yang kian hari kian bermakna karena anugerah keselamatan sudah diberikan kepada kita sebagai satu-satunya modal penting dalam menjalani kehidupan ini. Iman perlu terus dipupuk dan diteguhkan dengan cara menjaganya dalam doa. Iman yang terus dipupuk melahirkan kebajikan hidup. Kebajikan hidup akan melahirkan penguasaan diri dan penguasaan diri akan melahirkan kasih bagi sesama manusia. Semuanya harus dilatih secara berkesinambungan dan konsisten. Semuanya ini dilakukan dalam sebuah kesadaran bahwa dalam masa menghayati adven, kita sedang hidup dalam masa penantian pada janji kedatangan Kristus kembali. Seperti mempelai perempuan yang sedang bersiap menanti mempelai pria, kita umat-Nya bersiap diri dengan terus meneguhkan iman serta panggilan kita untuk hidup yang kian menjadi berkat bagi orang lain. Inilah inti dari penggalan surat II Petrus:1-15 yang kita baca hari ini.

Dalam kehidupan berkeluarga saat ini, mungkin akan ada banyak alasan untuk kita berputus asa dalam menghadapi semua tantangan dan pergumulan. Jangan menyerah, teguhkanlah hatimu! Semua usaha tiada henti yang terus dilakukan hingga saat ini tak akan pernah sia-sia jika dilakukan di dalam sebuah kemantapan iman bahwa semua ini akan dapat melatih kita menghasilkan kasih yang makin murni dan tulus dalam keluarga kita. “latihan-latihan” ini berguna untuk membentuk sebuah pola kehidupan iman yang sehat, berjuanglah dan bertahanlah karena keselamatan anugerah Allah adalah kekuatan kita. Keluarga yang tidak pernah menyerah dalam iman untuk tetap tekun bertahan dan berjuang dalam pengharapan kepada Allah, akan selalu mempunyai dan menemukan makna serta alasan untuk tetap setia dan tekun menanti kedatangan Tuhan sembari mempersiapkan diri dalam kasih yang terus menerus dilahirkan bagi sesama. (KHS)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.