3Bacaan: YESAYA 1:24-27

April 2008 yang lalu dunia dikejutkan dengan keputusan hukuman mati di Indonesia atas 8 orang yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba. Bagi sebagian orang, inilah “Keadilan” sebab mereka yang dihukum mati memang telah mencelakakan banyak orang, tidak sedikit korban yang mungkin mengalami ketergantungan, menjadi pelaku tindak kejahatan atau bahkan menghadapi kematian akibat dari dampak penyalahgunaan narkoba serta menjadi ancaman bagi generasi muda. Itulah wujud dan ukuran “Keadilan” bagi dunia.

Lalu bagaimana wujud dan ukuran “Keadilan” bagi Tuhan? Yesaya 1:24-27 menyatakan bahwa keadilan Tuhan berpihak pada pertobatan dan kebenaran. Memang hukuman penting untuk mendidik, tetapi Tuhan terlebih lagi berkenan pada pertobatan orang berdosa. Keadilan Tuhan hadir pada setiap hati yang mengakui dosanya dengan jujur dan hancur hati, serta menyiratkan pengharapan akan pertobatan dan hidup yang lebih baik. Keadilan Allah hadir bagi setiap orang yang merespon pengampunan sebagai suatu anugrah yang tidak murahan.

Karena itu sebagai umat Tuhan, apakah wujud dan ukuran “Keadilan” yang akan kita pilih? marilah kita berpihak pada wujud dan ukuran “Keadilan” menurut Allah. Sebab sesungguhnya hukuman mati telah dan pasti bagi setiap kita dan semua orang, oleh karena dosa. Tetapi ketika pengampunan di dalam Kristus Yesus dan pertobatan dari pihak manusia bertemu, maka keselamatan itu nyata. Amin.  (LAAS)

Leave a Reply